Kamis, 4 Juni 2026

Jamaah Haji Gelombang II Mulai Bergerak dari Makkah ke Madinah, PPIH Batam Siapkan Proses Pemulangan

spot_img

Berita Terkait

Jemaah haji kloter pertama Debarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Senin (1/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menyebut jamaah haji gelombang kedua saat ini mulai bersiap meninggalkan Makkah menuju Madinah setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ketua PPIH Embarkasi Batam Muhammad Syafii mengatakan, berbeda dengan jamaah gelombang pertama yang telah mulai kembali ke Tanah Air, jamaah gelombang kedua masih menjalani tahapan ibadah di Arab Saudi sebelum dijadwalkan pulang ke Indonesia.

“Jamaah gelombang kedua saat ini secara bertahap bergerak dari Makkah menuju Madinah. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, mereka akan melanjutkan ibadah di Madinah sebelum nantinya kembali ke Tanah Air,” ujar Syafii, Kamis (4/6).

Menurut dia, selama berada di Madinah, jamaah akan melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi serta berziarah ke sejumlah lokasi bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan ibadah haji.

Sementara itu, proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Batam terus berlangsung. Hingga saat ini, pemulangan baru memasuki Kloter BTH 03 yang dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Kamis (4/6) pukul 16.53 WIB.

Kloter BTH 03 diterbangkan menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5186 dengan membawa 445 jamaah dan petugas haji. Disisi lain, PPIH Batam memastikan seluruh persiapan penyambutan jamaah telah dilakukan, mulai dari proses keimigrasian, pemeriksaan kesehatan, pengambilan bagasi hingga pengantaran jamaah ke daerah asal masing-masing.

Syafii mengatakan pelayanan khusus juga disiapkan bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang menjadi kelompok rentan saat perjalanan pulang.

Berdasarkan data manifes penerbangan, Kloter BTH 03 membawa 17 jamaah pengguna kursi roda. Selain itu terdapat satu alat bantu jalan (walking aid) dan satu kursi lipat yang memerlukan penanganan khusus selama proses debarkasi.

“Petugas sudah menyiapkan layanan khusus bagi jamaah yang membutuhkan bantuan mobilitas. Kami ingin memastikan seluruh jamaah dapat menjalani proses kepulangan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Setibanya di Batam, seluruh jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengecekan suhu tubuh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.

PPIH juga telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit rujukan di Batam apabila terdapat jamaah yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Sudianto mengajak jamaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Indonesia.

Menurutnya, perpindahan dari Makkah ke Madinah menjadi salah satu fase penting yang tetap membutuhkan kesiapan fisik karena jamaah masih menjalani berbagai aktivitas ibadah sebelum kembali ke Tanah Air.

“Alhamdulillah jamaah yang telah pulang maupun yang masih berada di Arab Saudi dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kita berharap seluruh jamaah kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

PPIH Embarkasi Batam terus memantau perkembangan jamaah haji asal Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat yang tergabung dalam embarkasi tersebut hingga seluruh proses pemulangan selesai dilaksanakan.(*)

spot_img

UPDATE

Play sound