
batampos – Kompetensi teknisi sepeda motor di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) kini tak lagi berhenti pada mesin konvensional. Dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, peserta juga ditantang menguasai teknologi kendaraan listrik, sebuah gambaran perubahan kebutuhan industri otomotif.
Dari ajang tersebut, siswa SMKN 3 Batam, Jimly Muhammad Sanjaya, keluar sebagai juara pertama bidang Motorcycle Maintenance and Repair.
Hasil itu mengantarkannya mewakili Kepulauan Riau pada LKS tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Jakarta dan Jawa Barat.
Kompetisi yang digelar pada 25–27 Juni 2026 di Capella Honda Training Centre Batam itu mempertemukan tujuh siswa terbaik dari SMK se-Kepulauan Riau. Selain SMKN 3 Batam, peserta berasal dari SMKN 3 Tanjungpinang, SMK Hang Nadim Batam, SMK Ibnu Sina Batam, SMK Teladan Batam, SMK Al Azhar Batam, dan SMKN Kundur Utara.
Para peserta diuji menggunakan standar yang mengacu pada Astra Honda dan Standar Nasional LKS. Materi yang dilombakan mencakup tes teori otomotif, pemeriksaan sistem CVT Honda BeAT, perakitan sistem kelistrikan lampu sein LED, inisialisasi sepeda motor listrik Honda CUV e:, hingga perawatan berkala Honda BeAT pada interval 16 ribu kilometer.
Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis. Dewan juri juga mengukur ketelitian peserta, kepatuhan terhadap prosedur kerja, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai standar industri.
Ketua Pelaksana LKS DIKMEN Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, Yuhalber, mengatakan keterlibatan dunia usaha dalam penyelenggaraan kompetisi menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan vokasi.
“Kehadiran dunia industri menunjukkan sinergi nyata antara dunia pendidikan dan dunia kerja dalam mencetak generasi SMK yang unggul dan siap kerja. Kami berharap kegiatan ini dapat terus terlaksana setiap tahun,” ujarnya, Sabtu (11/7).
Dukungan penyelenggaraan datang dari PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau.
Technical Service Manager Capella Honda Kepri, Johandi, menilai LKS menjadi ruang untuk mengukur kesiapan siswa menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Kompetisi seperti LKS menjadi sarana yang sangat baik untuk mengukur kemampuan siswa berdasarkan kebutuhan industri saat ini. Kami berharap para peserta tidak hanya mampu menunjukkan keterampilan teknis yang baik, tetapi juga memiliki mental kompetitif, kemampuan problem solving, dan kesiapan memasuki dunia kerja,” katanya.
Berdasarkan penilaian dewan juri, posisi kedua diraih Ahmad Alvin dari SMK Hang Nadim Batam, sedangkan juara ketiga ditempati Yudha Febrianto dari SMKN 3 Tanjungpinang.
Jimly mengaku keberhasilannya menjadi dorongan untuk meningkatkan persiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih juara pertama pada LKS tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Saya akan memperbanyak latihan praktik serta memperdalam materi agar dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional,” ujarnya.(*)

