Sabtu, 18 Juli 2026

Keributan di Pusat Perbelanjaan di Nagoya Berakhir Damai, Polisi: Hanya Salah Paham

Berita Terkait

Dodi Novanto dan Junico berjabat tangan usai menjalani mediasi di Mapolresta Barelang, Jumat (17/7). Kedua pihak sepakat menyelesaikan perselisihan secara damai setelah difasilitasi kepolisian. Foto: Istimewa

batampos – Perselisihan antara Dodi Novanto dan Junico yang sempat viral di media sosial setelah keributan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Nagoya, Lubukbaja, akhirnya diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan melalui mediasi yang difasilitasi Polresta Barelang, Jumat (17/7).

Mediasi dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, didampingi Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deni Langie. Hasil kesepakatan dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani kedua belah pihak.

Dalam perjanjian tersebut, pelapor dan terlapor sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berkomitmen tidak mengulangi peristiwa serupa.

Baca Juga: Diduga Karena Persoalan Asmara, Dua Pria Terlibat Keributan di Pusat Perbelanjaan

Dalam proses mediasi, Junico menyampaikan permohonan maaf kepada Dodi atas insiden yang terjadi. Ia mengakui keributan tersebut dipicu kesalahpahaman dan menegaskan tidak berniat memperpanjang persoalan.

Dodi menerima permohonan maaf tersebut dan memilih mengakhiri persoalan secara damai.

“Iya, terlapor sudah minta maaf. Ya sudah, saya coba besar hati untuk menerima permohonan maafnya,” ujar Dodi usai mediasi.

Junico juga memastikan persoalan di antara mereka telah selesai. Menurutnya, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan berkomitmen menjaga hubungan yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebagai simbol perdamaian, Dodi dan Junico berjabat tangan di hadapan Kapolresta Barelang dan Kapolsek Lubukbaja. Proses mediasi berlangsung kondusif hingga kedua pihak menyatakan konflik telah selesai.

Baca Juga: 92 WNA Tiongkok Pelaku Scam Trading di Batam Dideportasi, 118 Orang Masih Diperiksa

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deni Langie, mengatakan perselisihan yang sempat ramai diperbincangkan masyarakat itu bermula dari kesalahpahaman.

Menurutnya, isu yang beredar di media sosial terkait persoalan asmara juga telah diklarifikasi oleh kedua belah pihak dan dipastikan hanya merupakan miskomunikasi yang memicu keributan.

Sebelumnya, Dodi dan Junico terlibat keributan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Lubukbaja pada Kamis (16/7) malam. Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi.

Namun, setelah difasilitasi kepolisian, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan memastikan insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman. (*)

UPDATE

Play sound