Jumat, 24 Juli 2026

Diskon Tiket Pelni 30 Persen Dongkrak Penumpang Kapal dari Batam pada Semester I 2026

Berita Terkait

Kapal Pelni yang mengangkut pemudik sedang berlayar. F. istimewa

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat kenaikan jumlah penumpang kapal dari Batam, Kepulauan Riau, selama semester I 2026. Program diskon tiket sebesar 30 persen yang diberlakukan pada masa libur sekolah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan tersebut.

Kepala Cabang Pelni Batam, Duta Kusuma, mengatakan jumlah penumpang pada semester I 2026 meningkat sebanyak 11.646 orang atau 11,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, tingginya kebutuhan perjalanan, serta kebijakan stimulus berupa potongan harga tiket sebesar 30 persen.

“Program diskon stimulus 30 persen pada masa liburan sekolah tahun 2026 turut mendukung peningkatan jumlah penumpang,” kata Duta, Kamis.

Program diskon tiket tersebut berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 dengan kuota terbatas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pelni untuk mendorong masyarakat memanfaatkan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Duta mengungkapkan, rute Batam–Belawan menjadi jalur dengan pertumbuhan jumlah penumpang tertinggi sepanjang semester I 2026.

Selain dipengaruhi program diskon, peningkatan penumpang pada rute tersebut juga didorong oleh semakin tingginya aktivitas ekonomi antara Batam dan Sumatera Utara serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kapal Pelni.

“Untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut, kami terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan layanan digital, kemudahan pembelian tiket, peningkatan kenyamanan di atas kapal, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan,” ujarnya.

Pelni juga mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui kanal penjualan resmi guna menghindari praktik percaloan dan memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, serta mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan.

Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antardaerah, terutama pada periode libur sekolah dan musim perjalanan dengan permintaan tinggi. (*)

UPDATE