Senin, 23 Februari 2026

Ada Diskon Tiket, Pelni Batam Prediksi Lonjakan Penumpang Nataru hingga 5 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan diperkirakan mencapai hingga 5 persen, setelah periode Nataru sebelumnya tercatat stabil tanpa pertumbuhan signifikan.

Kepala PT Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah mengatakan, prediksi kenaikan ini didukung tingginya antusiasme masyarakat yang akan pulang kampung dan berlibur pada akhir tahun, serta adanya stimulus ekonomi berupa diskon tarif kapal sebesar 20 persen dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

“Prediksi peningkatan jumlah penumpang sekitar 1 sampai dengan 5 persen. Tahun 2023 ke 2024 nyaris tidak ada kenaikan, namun tahun ini kemungkinan akan meningkat karena adanya stimulus tarif yang sangat membantu pelanggan Pelni yang merencanakan keberangkatan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Berdasarkan data Pelni, selama periode 11 Desember 2023 hingga 11 Januari 2024, total penumpang yang diangkut melalui Pelabuhan Batam mencapai sekitar 30 ribu orang.

Baca Juga: BMKG: Waspadai Pasang Maksimum Dampak Perigee dan Bulan Purnama, Bakal Ada Banjir Rob

“Kalau melihat tren sebelumnya, di periode 2023–2024 itu sekitar 30 ribu penumpang. Tahun ini kami prediksi bisa lebih tinggi, mengikuti pola mobilitas masyarakat dan adanya program diskon,” jelasnya.

Mengacu pada pola tahun lalu, puncak lonjakan diperkirakan dimulai sejak H-15, yaitu di rentang waktu 10–25 Desember 2025.“Mulai tanggal 10 sudah mulai ada lonjakan, dan puncaknya mendekati tanggal 25 Desember,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni menurunkan kapal tambahan KM Ngapulu untuk memperkuat operasional KM Kelud yang beroperasi reguler dari Batam.

Selain itu, frekuensi pelayaran ditambah dari rata-rata 8 kali per bulan menjadi 14 kali keberangkatan selama Desember.

Baca Juga: Banjir di Sumatera, Pasokan Bawang dan Cabai Kepri Didatangkan dari Yogyakarta dan Sulawesi

Penjualan tiket Nataru telah dibuka mulai 21 November 2025 dan dilakukan bertahap untuk menghindari penimbunan tiket oleh calo.“Penjualan tiket dilakukan bertahap, bukan langsung dilepas semua. Ini untuk menghindari oknum yang ingin memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan,” tegasnya.

Pelni juga mengimbau calon penumpang membeli tiket melalui kanal resmi seperti Aplikasi Pelni Mobile, Loket resmi Pelni, Bank BCA, Mandiri, BNI serta Agen travel resmi. “Di luar itu dipastikan bukan resmi dan berpotensi merugikan pelanggan,” katanya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN