
batampos – Masuknya varian Omicron ke Kepri, khususnya Batam, harus disikapi serius oleh pemerintah. Vaksinasi booster untuk warga harus lebih gencar dilakukan. Terutama kepada kelompok usia lanjut atau yang punya penyakit comorbit.
Anggota DPD RI dari Dapil Kepri, Haripinto mengatakan pemerintah daerah harus lebih mengaktifkan peran dari perangkat RT/RW. “Kita mengapreasiasi pemerintah yang langsung bergerak cepat untuk memberikan vaksin booster. Tetapi yang saya lihat, malah saat ini di Kepri yang paling antusias ikut vaksin booster justru kalangan anak muda. Usia lanjut malah kurang,” katanya.
Menurut Haripinto, peran RT/RW harus dimaksimalkan. “Jadi perangkat RT/RW harus datang langsung ke rumah kelompok usia lanjut. Kalau perlu ada kebijakan untuk memberikan insentif menarik kepada kelompok usia rentan ini,” katanya.
Bahkan menurutnya, di beberapa daerah di Jawa, ada yang memberikan undian atau lucky draw saat vaksin booster. Ini dilakukan untuk menarik minat dari para peserta yang masuk kelompok usia senja.
“Karena menurut saya Omicron ini tidak bisa tidak menyebar. Tetapi bagaimana mengurangi dampak penyebarannya. Ini menjadi tugas kita bersama,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyrakat untuk tetap menjalankan protkes. Meski tidak mungkin dilakukan 100 persen seperti saat varian Delta menghantam Indonesia beberapa waktu silam.
“Ekonomi juga perlu hidup. Dan masyarakat harus tetap beraktifitas. Tetapi kita harus tetap pakai masker saat berada di luar rumah,” ujarnya. (*)
Reporter: JPGROUP

