
batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan untuk kenaikan harga dan stok kebutuhan pokok setiap harinya dicek melalui tim yang ada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam. Dengan begitu, akan diketahui komoditi jenis apa yang mengalami kenaikan dan faktor penyebabnya.
“Saya rasa Disperindag paham tugas mereka. Kalau masyarakat butuh informasi soal harga dan pasokan, harusnya selalu ada. Sebab itu tugas mereka untuk pengawasan,” sebutnya.
Tim pengawasan pangan ini juga terdiri dari unsur lainnya. Sehingga jika memang ada kenaikan yang terjadi dan dinilai janggal, pasti tim akan turun untuk mengecek. Termasuk kelangkaan komoditi di pasar, hal ini juga menjadi pengawasan.
“Cuma sejauh ini laporan yang diterima masih standar saja. Kalau ada praktik tidak adil pasti sudah ada temuan dan dilaporkan. Baik itu minyak goreng atau komoditi lainnya,” terang Amsakar.
Baca Juga: Harga Sayur di Pasaran Batam Melejit 2 Kali Lipat
Mendekati hari raya Idul Fitri, ia sudah meminta kepada Disperindag untuk turun lebih intens. Hal ini guna memastikan kebutuhan pokok tersedia dan tidak ada lonjakan harga yang menyulitkan masyarakat.
“Harusnya kalau stok ada, harga stabil. Berbeda jika stok menipis namun kebutuhan melonjak. Ini memang sudah hukum ekonomi. Permintaan naik harga juga naik. Ini yang harusnya diantisipasi. Jadi saya minta betul Disperindag pantau soal ini,” tegas Amsakar.
Jika perlu sidak ke pasar untuk mengecek harga dan mengawasi ketersedian stok kebutuhan pokok. Kalau memang ada temuan laporkan, dan akan ditindaklanjuti. Sebab tim satgas pangan ini banyak unsur didalamnya, termasuk untuk penindakan.
“Saya sudah minta Pak Gustian lebih intens lagi turun. Jadi masyarakat tahu perekembangan. Dan tidak risau soal kebutuhan pokok ini,” ucapnya. (*)
Reporter : YULITAVIA

