
batampos – Insiden mengejutkan terjadi di Mapolda Kepri. Seorang balita laki-laki berusia 2 tahun terjatuh dari lantai tiga ke lantai dua gedung tersebut saat sedang dibawa neneknya untuk membesuk keluarga.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 14 April 2026. Balita tersebut diduga terjatuh dari sela tangga karena kurang pengawasan saat berada di lokasi.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat kecelakaan terjadi, sang nenek tengah menjenguk anggota keluarga yang menjadi tersangka kasus narkoba.
“Anak tersebut dibawa oleh neneknya. Saat itu kemungkinan tidak dalam pengawasan, sehingga terjatuh dari lantai tiga ke lantai dua,” ujarnya, Jumat (17/4)
Ia menjelaskan, dua anggota polisi wanita (Polwan) yang berada di lokasi langsung sigap memberikan pertolongan pertama. Saat ditemukan, kondisi balita masih sadar, namun mengalami pendarahan dari hidung dan telinga.
“Terlihat ada darah keluar dari hidung dan telinga. Anggota langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan awal,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis awal, balita tersebut mengalami luka serius di bagian kepala. Hasil CT scan menunjukkan adanya benturan, disertai fraktur tulang pipi serta patah pada hidung.
“Informasinya ada retak di tulang pipi dan hidung patah. Setelah itu dirujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Halimah. Namun, pihak kepolisian mengaku belum mendapatkan perkembangan lanjutan terkait kondisi terkini korban.
Diketahui, balita tersebut merupakan anak dari pasangan berinisial J dan S. Saat kejadian, kedua orang tuanya tidak berada di lokasi.
Polda Kepri mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama di area publik yang memiliki potensi risiko tinggi seperti tangga atau gedung bertingkat.(*)

