
batampos – Di tengah lanskap ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, Batam justru tampil sebagai salah satu daerah dengan akselerasi ekonomi paling agresif di Indonesia. Lonjakan realisasi investasi hingga Rp17,4 triliun pada triwulan I 2026 menjadi penanda kuat bahwa kota industri di perbatasan itu masih menjadi magnet utama penanaman modal, baik domestik maupun asing.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya mempertegas posisi Batam sebagai lokomotif ekonomi Kepulauan Riau, tetapi juga memperlihatkan meningkatnya optimisme investor terhadap iklim usaha di kawasan perdagangan bebas tersebut. Arus modal yang terus mengalir dinilai menjadi fondasi penting bagi penguatan sektor industri, logistik, perdagangan, hingga jasa modern.
Sepanjang 2025, perekonomian Batam tumbuh sebesar 6,76 persen secara tahunan tanpa migas. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rerata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat ekonomi Kepri tumbuh 5,88 persen pada periode yang sama.
Dominasi Batam terlihat semakin nyata jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain di Kepri.
BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

