
batampos – Kota Batam kembali mencatat sejarah di sektor industri dengan menjadi tuan rumah AMPP Vinnex Coatindo Blaster and Painter Competition 2026, kompetisi blasting dan painting pertama yang digelar di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di PT Vinnex Coatindo, Tanjunguncang, Sabtu (25/7), tidak sekadar mencari peserta terbaik, tetapi menjadi langkah strategis menyatukan pelaku industri untuk meningkatkan kualitas pekerjaan surface preparation dan protective coating sesuai standar internasional.
Chairman AMPP Batam Chapter, Azizar Lawer, mengatakan kompetisi ini diikuti delapan perusahaan yang berasal dari Batam, Bintan, dan Karimun. Masing-masing perusahaan mengirimkan tiga peserta yang terdiri dari satu peserta kategori blasting, satu peserta painting, dan satu orang supervisor sebagai pengawas tim.
“Ini bukan hanya perlombaan, tetapi wadah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional. Kami ingin seluruh pihak yang terlibat dalam industri blasting dan painting memiliki standar kualitas yang sama sehingga mampu menghasilkan pekerjaan yang lebih baik,” ujar Azizar.
Baca Juga: Polisi Jelaskan Alasan Terduga Perekam di Toilet Bayfront Mall Harbour Bay Dilepaskan
Kompetisi diawali dengan pertandingan kategori blasting. Para peserta diuji kemampuan mereka dalam melakukan persiapan permukaan material sesuai standar yang berlaku. Setelah seluruh proses selesai, hasil pekerjaan dievaluasi secara ketat oleh dewan juri sebelum peserta terbaik berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni kompetisi painting.
Dalam kategori painting, peserta kembali diuji kemampuan mengaplikasikan pelapis pelindung pada material dengan memperhatikan teknik aplikasi, ketebalan lapisan, kualitas hasil akhir, hingga penerapan aspek keselamatan kerja. Seluruh penilaian dilakukan berdasarkan standar internasional yang menjadi acuan industri pelapisan dan pengendalian korosi.
Untuk memotivasi peserta, panitia menyediakan hadiah utama sebesar Rp15 juta bagi juara pertama. Selain itu, juara pertama, kedua, dan ketiga juga memperoleh hadiah tambahan dari AMPP dan para sponsor berupa pelatihan gratis serta kesempatan mengikuti sertifikasi profesi internasional yang diakui di dalam maupun luar negeri.
Azizar menjelaskan, sertifikasi tersebut menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi para pekerja. Menurutnya, tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi internasional akan memiliki peluang karier yang lebih luas serta mampu bersaing di berbagai proyek industri, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Kompetisi ini mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan ternama di bidang coating dan protective painting. Bahkan, terdapat sponsor dari Amerika Serikat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas industri blasting dan painting di Indonesia.
Baca Juga: 30 Persen Objek Pajak di Batam Bebas PBB, Bapenda: Ini Stimulus, Bukan Kehilangan PAD
Country Manager AMPP Malaysia, Mervin Pereira, berharap kompetisi perdana ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi perusahaan maupun para pekerja di Batam. Menurutnya, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi penting untuk menghasilkan kualitas pekerjaan yang semakin baik dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun global.
Sementara itu, kegiatan ini turut mendapat pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Bukti Rantali. Ia menyebut kompetisi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi perusahaan untuk mengirimkan pekerja terbaiknya menguji kompetensi di tingkat nasional.
“Apa pun hasilnya, berikan yang terbaik. Kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional akan menjadi bekal penting untuk karir. Ini merupakan kegiatan yang luar biasa karena menjadi yang pertama digelar di Indonesia, dan kami berharap dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ujarnya. (*)

