Kamis, 30 April 2026

Disperindag Klaim Harga Sudah Turun, Pasar Murah Tak Berlanjut

Berita Terkait

Warga memadati stan sayuran saat membeli cabai pada kegiatan operasi pasar murah di lapangan Villa Pesona Asri, Batam Kota, Senin (13/12).
F. Cecep Muyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam belum memastikan apakah kegiatan pasar murah di 10 Kecamatan akan berlanjut. Sebab, Disperindag mengklaim sejumlah harga komoditas sudah mulai berangsur turun.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan selama 4 hari digelar pasar murah antusias masyarakat luarbiasa. Hampir seluruh komoditas yang dijual habis diserbu warga.

“Antusias masyarakat luarbiasa, semua habis diserbu. Terakhir digelar hari Sabtu di Batuampar dan Lubukbaja,” ujar Gustian.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memastikan apakah pasar murah tersebut akan terus berlanjut. Sebab, harus ada rapat dengan para distributor untuk menentukan apakah pasar murah dilanjutkan.

“Akan kami kaji dulu berlanjut atau tidaknya. Sebab harga-harga sudah mulai turun. Kami menggelar pasar murah untuk menekan harga, dan itu sudah terkendali,” imbuh Gustian.

Dijelaskannya, untuk harga cabai setan di pasaran Batam, terutama pasar Induk Jodoh sudah di bawah Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting Rp 30-35 ribu per kg.

“Harga cabai setan sudah ada yang Rp 47 ribu, jadi memang sudah turun. Tadi kami sidak, ” jelasnya.

Namun bagaimana dengan harga di Pasar lainnya masih mahal. Menurut Gustian itu hanya monopoli harga dari pedagang yang ingin mengambil untung banyak.

“itu pandai-pandai pedagang saja, harganya sudah turun di pasar induk. Bisa beli disana, murah,”Tegas Gustian.

Pantauan Batam Pos, di pasar Botania Batam Center, harga cabai setan masih berkisar Rp 70-80 ribu per kg. Sedangkan cabai merah keriting Rp 40-50 ribu per kg.

“Cabai masih tinggi, tapi dibanding dua hari lalu sudah turun,” ujar Raja pedagang di pasar tersebut. (*)

Reporter : Yashinta

UPDATE