Senin, 11 Mei 2026

Dorong Seluruh Pelabuhan Dapat Fasilitas VTL

Berita Terkait

Ilustrasi. Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terus mengupayakan agar seluruh pelabuhan yang ada di Batam dan Bintan, mendapatkan fasilitas VTL dari Pemerintahan Singapura. Sehingga, semua pelabuhan yang ada di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang bisa beroperasi maksimal.

“Tidak hanya itu, kami juga akan mendorong pembukaan pintu masuk di wilayah lainnya di Kepri, seperti Karimun,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, Kamis (10/3).

Karimun, kata Buralimar, salah satu pintu masuk internasional yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara sebelum pandemi. Oleh sebab itu, Buralimar akan mencoba mendorong realisasi pembukaan pintu internasional di Karimun.

“Sampai saat ini kami berusaha terus, bagaimana meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri,” ujarnya.

Walaupun VTL belum diterapkan semua di pelabuhan di Batam dan Bintan, wisman, kata Buralimar, dapat masuk melalui pelabuhan internasional manapun di Batam dan Bintan, dan saat kembali bisa melalui Pelabuhan Nongsapura atau Lagoi yang sudah dilengkapi fasilitas VTL dan bebas visa.

“Tidak masalah, jika masuk dari Batamcenter, Harbourbay atau tempat manapun. Pulangnya bisa melalui dua pelabuhan yang memiliki izin VTL dari Pemerintah Singapura,” ujarnya.

Demi meningkatkan kunjungan wisman, Buralimar mengatakan berbagai even pariwisata akan digelar, untuk menarik minat wisman yang datang ke Batam dan Bintan. “Beberapa kegiatan wisata akan kami gelar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan Surat Edaran no 13, wisatawan mancanegara sudah bebas ke mana saja di wilayah Batam dan Bintan. Tidak ada sekat-sekat lagi seperti saat pemberlakukan travel bubble.

“Bagi yang menginap di Nongsa, sudah bisa pergi berbelanja ke Nagoya. Sudah tidak ada permasalahan lagi. Kami harap kebijakan ini, menjadi stimulus yang baik dalam dunia pariwisata,” ujarnya.

Demi memaksimalkan jumlah kunjungan wisatawan, Ketua Nongsa Sensation Andy Fong mengaku sudah menyebarkan flyer tata cara penggunaan aplikasi PeduliLindungi, aturan VTL, dan SE Nomor 13.

Flyer yang disebarkan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman ke wisman, bahwa untuk masuk ke Batam dan Bintan sudah sangat mudah dan gampang.

“Kami ingin kasih tahu juga, bahwa sudah bisa jalan-jalan keluar dari resort. Kami sosialisasikan ini, demi meningkatkan minat turis datang ke Batam,” ucapnya.

Aturan ini sudah berlaku sejak, Rabu (9/3) lalu. Namun, Andy mengaku masih belum ada peningkatan signifikan sejak aturan ini berubah. Andy meyakini perubahan ini baru akan terlihat dalam sepekan ke depan.

“Kan masih baru, semoga setelah semua wisman di Singapura dapat flyer ini paham bahwa ada aturan baru yang memudahkan masuk ke Batam dan Bintan,” ucapnya. (*)

 

Reporter: FISKA JUANDA

UPDATE