Jumat, 3 Juli 2026

Firmus Gandeng Nvidia, Bangun AI Factory di Batam

Berita Terkait

The Golden Digital Gateway, salah satu data center mutakhir di Nongsa Digital Park. Sudah ada 16 data center di Batam, jumlah ini akan terus bertambah seiring tingginya minat investor berinvestasi di sektor data center. Foto:istimewa/datacentermap

batampos – Batam kembali dilirik investor global di sektor ekonomi digital. Perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Australia, Firmus Technologies Pty Ltd, mengumumkan rencana membangun kampus pusat data AI (AI Factory) pertama di Indonesia yang berlokasi di Batam.

Proyek raksasa ini berjalan melalui kemitraan dengan Nvidia Corp dan operator pusat data asal Singapura, DayOne.

Proyek tersebut diumumkan secara resmi pada Senin (29/6) sebagai bagian dari ekspansi infrastruktur AI di kawasan Asia Pasifik. Fasilitas yang akan dibangun berupa Nvidia DSX AI Factory dengan kapasitas mencapai 360 megawatt (MW) dan masa kerja sama selama delapan tahun.

Apabila terealisasi sesuai rencana, fasilitas itu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027. Dalam dua tahun pertama operasional, proyek ini diproyeksikan mengoperasikan hingga 170 ribu chip akselerator AI Nvidia, menjadikannya salah satu klaster komputasi AI terbesar yang direncanakan di Asia Tenggara.

Firmus Technologies juga memperkirakan proyek tersebut mampu menghasilkan nilai kontrak pembelian (purchase agreement) sebesar US$25 miliar hingga US$30 miliar dalam enam tahun pertama operasional.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan masuknya investasi tersebut memperlihatkan meningkatnya kepercayaan perusahaan teknologi global terhadap Batam sebagai tujuan investasi infrastruktur digital.

”Masuknya Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne menunjukkan Batam semakin dipercaya sebagai lokasi pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan berskala global. Ini bukan sekadar pembangunan pusat data, tetapi menjadi bagian dari penguatan posisi Batam dalam rantai ekonomi digital dan ekosistem AI dunia,” kata Li Claudia.

BACA BERITA LENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

ReporterM. Sya'ban

UPDATE