
batampos – Identitas pria yang ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon di tepi Jalan Yos Sudarso, kawasan Bengkong Garama, Kecamatan Bengkong, masih menjadi misteri hingga Rabu (29/4) siang. Aparat Polsek Bengkong bersama Tim Inafis Polresta Barelang masih menelusuri jati diri korban yang hingga kini tercatat sebagai Mr X.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, mengatakan pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas korban. Polisi juga telah memeriksa sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk awal.
Menurut Apriadi, petugas telah mendata ciri-ciri korban dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk warga sekitar, guna memastikan apakah ada laporan orang hilang yang sesuai dengan karakteristik jenazah tersebut. “Sampai saat ini identitas korban masih dalam penelusuran. Kami masih mengumpulkan keterangan dan mencocokkan dengan data yang ada,” ujarnya.
Sebelumnya, warga sekitar dikejutkan dengan penemuan jasad pria dalam posisi tergantung pada Selasa (28/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang pemuda bernama Kevin bersama rekannya yang saat itu hendak memancing di sekitar lokasi.
Kevin mengaku awalnya tidak menyadari bau menyengat yang tercium berasal dari sesosok mayat. Ia yang sedang mencari cacing untuk umpan pancing kemudian terkejut saat melihat tubuh korban tergantung di pohon tidak jauh dari bibir jalan.
“Awalnya saya cari cacing di sekitar situ, terus pas jalan malah lihat ada mayat tergantung. Saya langsung kaget dan lapor polisi,” kata Kevin saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat proses olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang di sekitar jasad korban. Di antaranya satu botol minuman berwarna merah muda, sepasang sandal, serta satu kaleng obat nyamuk semprot yang berada tidak jauh dari posisi korban ditemukan.
Korban diketahui mengenakan hoodie hitam, topi merah, dan celana pendek bermotif bunga. Sementara alat yang digunakan untuk menggantung diduga merupakan perpaduan antara ikat pinggang dengan sehelai kain yang dililitkan pada leher korban.
Petugas juga sempat memeriksa kantong pakaian korban yang diduga berisi barang pribadi. Namun hingga kini belum ditemukan identitas resmi seperti kartu tanda penduduk ataupun dokumen lain yang dapat mengungkap nama korban.
Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut. Selain menunggu hasil pemeriksaan medis, penyidik masih mendalami apakah barang-barang di sekitar lokasi berkaitan langsung dengan kematian korban. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa diminta segera melapor ke Polsek Bengkong guna membantu proses identifikasi.(*)

