
batampos – Beberapa jenis vaksin yang beredar di Kepri dinilai masih ampuh menghadapi serangan Covid-19 varian omicron. Masyarakat pun disarankan untuk segera datang pusat-pusat sentra vaksinasi, untuk mendapatkan vaksin booster.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri mengatakan, dengan mendapatkan booster, akan semakin meningkatkan imun tubuh masyarakat. “Vaksin bukan penangkal, tapi jika masyarakat terpapar. Gejalanya tidak akan sampai sedang atau berat,” kata Bisri.
Efektivitas vaksin sudah terbukti sejauh ini. Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, saat terjangkit Covid-19 hanya mengalami gejala ringan atau tidak ada gejala sama sekali. “Nah bagi masyarakat, yang vaksinasinya sudah lengkap. Dan rentang waktu vaksinasi sudah 6 bulan lebih, segeralah untuk melakukan booster,” ucapnya.
Bisri mengatakan booster targetnya sekitar 1,3 juta orang di Kepri. Namun, karena pemberian vaksinasi dosis kedua masyarakat berbeda-beda. Sehingga pemberian booster tidak bisa dilakukan serempak.
“Ada tiga jenis vaksin booster disiapkan, Astra Zenneca, Pfizer dan Moderna,” ungkapnya.
Namun, masyarakat tidak bisa memilih, jenis vaksin yang akan disuntikan. Ada skema jenis vaksin diberikan untuk booster. Bisri mengatakan bagi masyarakat yang menerima vaksin sinovac dosis pertama dan kedua, maka boosternya bisa menggunakan AstraZenenca atau Pfizer. Namun, jika vaksin pertama dan kedua menggunakan jenis AstraZenneca, maka booster diberikan moderna.
“Booster ini masuk dan tercatat dalam Pedulilindungi,” ucapnya.
Anjuran booster ini juga datang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ketua IDI Kepri, dr Rusdani mengatakan sangat mengajurkan masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga. Ia mengatakan pemberian booster ini dapat mencegah terjadinya gelombang 3 di Kepri.
Ia mengatakan berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 IDI, bahwa Indonesia saat ini sudah memasuki pintu gelombang 3. “Segeralah mendapatkan booster, untuk meningkatkan imun tubuh,” pungkasnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



