Rabu, 6 Mei 2026

Kasus Aktif Terus Berkurang, Sisa 4 Kelurahan Zona Kuning di Batam

Berita Terkait

Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Tambahan kasus baru positif Covid-19 di Kota Batam masih terus terjadi. Kabar baiknya, kasus aktif makin berkurang karena jumlah orang sembuh dari Covid-19 semakin banyak.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam hingga Kamis (21/4), ada tambahan dua kasus baru Covid-19, sehingga totalnya jadi 30.963 kasus positif Covid-19. Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Covid-19 bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi sebanyak 30.047 orang.

Sedangkan sepanjang 24 jam terakhir tidak ada pasien yang meninggal akibat virus Covid-19. Total pasien meninggal karena covid berjumlah 911 orang.

Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Batam saat ini tersisa lima orang, atau bertambah satu orang dibanding sehari lalu yakni lima orang. Rinciannya, tiga orang isolasi mandiri dan dua pasien lain dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

“Ya, kasus aktif kita terus berkurang signifikan lantaran semakin tingginya pasien yang sembuh saat ini,” ujarnya, Kamis (21/4).

Didi menambahkan, bila melihat peta penyebaran virus Covid-19 di Batam saat ini tersisa empat kelurahan saja yang berzona kuning atau memiliki kasus aktif dengan risiko rendah. Empat kelurahan itu ialah Kabil dengan 2 kasus aktif, Baloi Permai, Sagulung Kota dan Sungai Binti dengan masing-masing satu kasus aktif.

“Sisanya atau 60 kelurahan lain saat ini berzona hijau,” ungkap Didi.

Adapun tingkat kesembuhan saat ini terus naik di angka 97,042 persen. Tingkat kematian sebesar 2,942 persen dan tingkat kasus aktif 0,016 persen.

Pemerintah, lanjut Didi, meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Covid-19, dimulai dari menekan angka penularan. Pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE