
batampos – PT TJK Power kembali menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) melalui penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pada Iduladha tahun ini, perusahaan penyedia listrik swasta tersebut menyalurkan enam ekor sapi kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional PLTU Tanjung Kasam, Kecamatan Nongsa, Batam.
Penyerahan simbolis dilakukan di Masjid Nurul Hidayah, Kampung Teluk Nipah, Senin (26/5), oleh Wakil Direktur Utama TJK Power, Jon Ledi Silas, kepada perangkat desa dan perwakilan masyarakat.
Baca Juga: Polda Kepri dan Polres Jajaran Salurkan 176 Hewan Kurban, Masjid di Batam Dapat Bagian
Enam sapi kurban tersebut didistribusikan ke empat kampung, yakni Kampung Sei Kasam satu ekor sapi, Kampung Teluk Nipah dua ekor sapi, Kampung Tua Telaga Punggur dua ekor sapi, serta Kampung Pulau Kasam satu ekor sapi.
Wakil Direktur Utama TJK Power, Mohamad Tresna Wikarsa, mengatakan program kurban menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar wilayah operasional pembangkit listrik.
“Momentum Iduladha menjadi pengingat pentingnya nilai kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin kehadiran perusahaan tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Tresna, program CSR perusahaan tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga mendukung sektor pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Baca Juga: Ultah, Li Claudia Ajak Semua Elemen Terus Berkontribusi untuk Batam
Sebelumnya, TJK Power bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, dan PT PLN Batam juga berkolaborasi dalam program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi warga Kampung Bagan, Tanjung Piayu.
Perusahaan tersebut juga membangun taman literasi di SD Negeri 05 Kabil, Nongsa, sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Di bidang pengembangan SDM, TJK Power aktif menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan melalui kegiatan Open Day dan Plant Visit bersama mahasiswa Politeknik Negeri Batam, khususnya Program Studi Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi.
Program tersebut bertujuan memperkenalkan sistem operasional pembangkit listrik sekaligus mendukung pengembangan SDM sektor energi nasional.
Saat ini, PLTU Tanjung Kasam yang beroperasi sejak 2012 memiliki kapasitas 2×65 MW dan menjadi salah satu penopang kebutuhan listrik masyarakat Batam dan sekitarnya. Perusahaan mencatat tingkat availability factor (AF) rata-rata di atas 85 persen dalam memasok listrik ke PT PLN Batam. (*)



