Selasa, 26 Mei 2026

Kota Batam Perketat Pintu Masuk Internasional, Penyebabnya…

spot_img

Berita Terkait

Ilustrasi. Petugas memeriksa tiket penumpang di pintu masuk Pelabuhan Sekupang, Foto Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Varian corona Delta plus A.Y.4.2 terkonfirmasi telah berada di negara tetangga Malaysia dan Singapura.

World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan A.Y.4.2 ke dalam variant of interest karena lebih menular dibandingkan varian Delta biasanya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, dr Achmad Farchanny, MKM mengatakan, belum ada antisipasi khusus. Aturan masuk pelaku perjalanan luar negeri masih sama dengan sebelumnya.

”Kami tetap melaksanakan pengawasan dan screening ketat,” kata dia, Rabu (10/11/2021).

Ia mengatakan, berdasarkan aturan Tim Gugus Tugas Covid-19 pusat, setiap pelaku perjalanan luar negeri wajib menjalani tes swab saat sampai di Indonesia. Usai menjalani tes swab, mereka juga harus menjalani karantina.

Farchanny menjelaskan, bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, cukup menjalani karantina selama 3 hari. Sedangkan yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, harus menjalani karantina selama 5 hari.

Namun, lanjutnya, sebelum selesai masa karantina, mereka akan kembali dites swab lagi. Jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang, sedangkan jika hasilnya positif maka akan menjalani isolasi RSKI Galang.

”Untuk pengkarantinaan 7 hari masih menunggu arahan lebih lanjut dari Satgas nasional,” ujarnya.

Pengawasan yang ketat ini, kata Farchanny, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini demi mengantisipasi kasus impor dari luar negeri dan memberikan perawatan segera bagi pelaku perjalanan luar negeri yang terpapar Covid-19, sehingga tidak menularkan ke orang lainnya.

Akhir-akhir ini, pelaku perjalanan luar negeri yang sering masuk ke Indonesia adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Farchanny mengatakan, banyaknya PMI yang datang dari Malaysia disebabkan kebijakan rekalibrasi dari pemerintah negara tetangga tersebut.

Karena program tersebut, terjadi lonjakan pelaku perjalanan luar negeri yang masuk Batam. Dalam sehari sekitar 170 PMI yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Feri Batam Center.

”Sampai saat ini masih banyak orang datang dari Singapura dan Malaysia. Namun, paling banyak dari Malaysia, didominasi para PMI,” sebutnya.

Reporter: Fiska Juanda

spot_img

UPDATE

Play sound