Senin, 27 April 2026

Kunjungan Wisman, Dongkrak Ekonomi Kepri hingga 0,5 Persen

Berita Terkait

 

batampos – Kawasan Nongsa Sensation mulai menerima wisatawan mancanegara (wisman) asal Singapura, Rabu (23/2). Menyusul Lagoi-Bintan, Jumat (25/2/2022) besok.

Penerimaan wisman ini dalam rangka dibukanya jalur travel bubble dan Vaccinated Travel Lane (VTL) atau jalur khusus wisata yang disediakan suatu negara kepada negara lainnya.

F Cecep Mulyana/Batam Pos
Wisatawan Singapura akan berlibur di kawasan Nongsa Sensation selama tiga hari.

Dibukanya jalur travel bubble dan VTL ini tentu akan berdampak pada meningkatnya perekonomian, khususnya di Kepri. ”Dari simulasi sementara, untuk setiap 100 ribu wisman, berpotensi menambah pertumbuhan dari baseline-nya sekitar 0,4 sampai 0,5 persen,” ujar Kepala Tim Perumusan Bidang Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (Kekda) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kepri, Dedy Prasetyo, Rabu (23/2).

Ia mengungkapkan, pertumbuhan sekitar 0,4 sampai 0,5 persen itu berdasarkan dari total belanja wisman selama di Kepri. Selanjutnya, Dedy juga merekomendasikan percepatan belanja daerah untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.

BACA JUGA

Rombongan Wisatawan Mancanegara Perdana asal Singapura Berlibur di Nongsa Sensation Batam

Sebab sebagaimana diketahui, hingga memasuki akhir bulan Februari ini, proyek-proyek dari pemerintah belum ada yang jalan. ”Salah satu cara untuk mendorong pertumbuhan yakni dengan melakukan percepatan belanja pemerintah,” katanya.

Sebab, dari belanja pemerintah tersebut, nantinya akan berdampak pada pembukaan lapangan pekerjaan. Sehingga juga meningkatkan pendapatan dari masyarakat yang tentunya akan dibelanjakan kembali oleh rumah tangga.

”Dengan demikian, sebenarnya belanja pemerintah akan memiliki multiplier effect yang besar dan akan lebih optimal jika dilakukan lebih awal,” imbuhnya. (*)

UPDATE