Kamis, 29 Januari 2026

Lapor Pak Wali, Genangan Air Memperburuk Kerusakan Jalan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Genangan air mengganggu pengguna jalan sekaligu smengancam merusak jalan,
f. Esusebius Sara / Batam Pos

batampos – Kerusakan jalan di berbagai sudut Kota Batam masih menjadi persoalan serius yang belum terselesaikan. Kondisi ini bahkan diperkirakan akan terus bertambah parah, seiring masih banyaknya ruas jalan yang tergenang air setiap kali hujan turun. Genangan air yang bertahan hingga dua hari menyebabkan lapisan aspal cepat rusak, membentuk retakan dan patahan yang kemudian menimbulkan titik-titik kerusakan baru.

Di kawasan Batuaji, Sagulung, hingga Marina, fenomena ini tampak jelas. Banyak ruas jalan di wilayah tersebut dibiarkan terendam air dalam waktu yang cukup lama setelah hujan. Kondisi ini mempercepat kerusakan jalan, terutama di area yang sering dilalui kendaraan berat dan padat lalu lintas.

Salah satu contoh nyata kerusakan terjadi di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza. Jalan di sekitar lokasi tersebut mengalami kerusakan parah. Genangan air yang tidak kunjung surut mempercepat retaknya aspal, diperparah dengan tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.

Tidak hanya di depan SP Plaza, kondisi serupa juga terlihat di simpang Basecamp dan Marina. Kontur jalan yang lebih rendah dibandingkan sekitarnya, ditambah dengan drainase yang kurang optimal, membuat air hujan mudah menggenang. Median jalan yang lebih tinggi tanpa jalur pembuangan air memperburuk situasi, sehingga air tergenang lebih lama.

Kerusakan bahkan lebih mengkhawatirkan di simpang Perumahan Jupiter Marina City. Jalan di lokasi ini mulai amblas akibat genangan air yang terus melembutkan struktur jalan. Arus kendaraan berat yang intens membuat kerusakan semakin meluas, bahkan kini amblas mulai merambat ke tengah jalan dan berpotensi memutus akses jika tidak segera diperbaiki.

Warga Batuaji, Hendrianto, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa genangan air bukan hanya menyebabkan kerusakan jalan, tetapi juga sering menimbulkan cekcok antar pengendara. Percikan air dari genangan sering kali mengenai pengendara lain, memicu perselisihan di tengah jalan yang tentunya membahayakan keselamatan.

“Selain bikin jalan cepat rusak, genangan air ini bikin sering ribut antar pengendara. Kadang kalau lagi buru-buru, bisa terjadi salah paham karena kena cipratan air,” ujar Hendrianto.

Pemerintah Kota Batam sendiri menyadari persoalan ini. Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Pemko Batam berkomitmen terus memperbaiki kondisi jalan dan mengatasi genangan air. Proyek normalisasi drainase dan perbaikan jalan sudah berjalan di beberapa titik dan akan dilanjutkan secara bertahap.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengatakan bahwa proyek ini diprioritaskan sesuai tingkat kerusakan dan usulan masyarakat. “Kami bekerja bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Fokus utama adalah normalisasi drainase untuk mengurangi genangan air, lalu perbaikan jalan secara menyeluruh,” kata Suhar.

Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan kondisi jalan di Kota Batam dapat segera membaik, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan mobilitas masyarakat. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Update