Rabu, 15 Juli 2026

MBG Kembali Disalurkan di Batam Usai Libur Sekolah

Berita Terkait

Seorang guru membagikan makanan bergizi gratis untuk murid-murid SDN 010 Batam Kota beberapa waktu lalu. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam kembali disalurkan kepada para siswa mulai Senin (20/7) setelah sempat dihentikan selama masa libur sekolah sekitar dua pekan. Seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pelaksanaan program MBG tetap mengedepankan kualitas gizi, keamanan pangan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, mengatakan seluruh SPPG di Batam siap kembali beroperasi dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para siswa sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Program kembali aktif mulai Senin, 20 Juli. Pelaksanaannya tetap memperhatikan standar keamanan pangan, kecukupan gizi, serta ketersediaan bahan baku agar makanan yang diterima siswa berkualitas dan aman dikonsumsi,” ujar Defri, Rabu (15/7).

Baca Juga: Lampu Hias Tulisan Laluan Madani Menghilang, Ini Penjelasan Dinas Bina Marga Batam

Ia juga memastikan persoalan anggaran yang sebelumnya sempat membuat sejumlah SPPG belum beroperasi kini telah terselesaikan. Seluruh anggaran dari pemerintah pusat telah tersedia sehingga seluruh SPPG di Batam dapat kembali menjalankan program secara normal.

“Tidak ada lagi SPPG yang belum beroperasi karena kendala anggaran. Semua anggaran sudah masuk,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi, saat ini SPPG Batam juga tengah melakukan pembaruan data penerima manfaat secara by name by address. Pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak.

Menurut Defri, proses tersebut mencakup pendataan siswa baru yang mulai masuk pada tahun ajaran baru. Validasi dilakukan dengan memastikan setiap penerima memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar pencocokan data.

“Yang sedang kami fokuskan sekarang adalah pendataan ulang penerima manfaat by name by address. Kami juga mendata siswa baru karena membutuhkan data yang valid, minimal sudah memiliki NIK,” jelasnya.

Baca Juga: Beras hingga Minyak Goreng Dipastikan Cukup, Stok Bahan Pokok Batam Aman sampai Akhir Tahun

Di sisi lain, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang selama ini masuk dalam kategori sekolah elite. Data tersebut akan menjadi dasar apabila nantinya pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan baru mengenai kriteria penerima Program MBG.

“Kami sudah mendata sekolah yang dikategorikan elite. Selanjutnya kami masih menunggu kebijakan dari pimpinan di pusat, apakah sekolah-sekolah tersebut tetap menjadi penerima MBG atau ada penyesuaian kebijakan,” pungkasnya.

Dengan kembali bergulirnya Program MBG, diharapkan kebutuhan gizi siswa di Batam tetap terpenuhi sehingga dapat mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. (*)

UPDATE

Play sound