Senin, 27 April 2026

Operasi Zebra Hanya Edukasi, Tak Ada yang Ditilang

Berita Terkait

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Darmawan, mengecek kendaraan yang akan digunakan pada operasi zebra 2021. Foto: Humas Polda Kepri

batampos.co.id – Operasi Zebra Seligi 2021 telah berlangsung selama 3 hari, namun belum ada penilangan dikeluarkan oleh jajaran Ditlantas Polda Kepri.

Sejauh ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri dan jajarannya di Polresta dan Polres se Kepri, hanya memberikan teguran, bagi masyarakat yang melanggar aturan. Teguran ini dalam rangka edukasi, untuk menaati aturan lalu lintas serta protokol kesehatan.

“Untuk saat ini Operasi Zebra sasarannya lebih ke peningkatan kepada masyarakat masalah protokol kesehatan dan juga peneguran. Karena kami tidak melaksanakan razia, hanya fokus ke peneguran,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Rabu (17/11).

Karena hanya bersifat teguran, Harry mengatakan tidak ada dihitung jumlah pelanggaran yang dilakukan masyarakat saat Operasi Zebra.

“Teguran kami berikan ini, agar mentaati lagi aturan lalu lintas dan protokol kesehatan,” ucapnya.

Operasi Zebra Seligi 2021 ini digelar dari 15 hingga 28 November. Harry mengatakan operasi diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan aturan berlalu-lintas.

“Protkes makin ketat, patuh akan aturan berlalu-lintas. Semuanya demi mengurangi angka kecelakaan dan juga penyebaran Covid-19,” ungkap Harry.

Saat pelaksanaan gelar apel pasukan Operasi Zebra Seligi 2021, Wakapolda Kepri Brigjen Darmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19. Selain itu, juga mencegah terjadinya kerumunan massa, terciptanya keamanan berlalu-lintas di jalur arteri dan tempat wisata.

Sasaran operasi adalah segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19, masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.

“Kemudian lokasi yang rawan macet, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta rawan kerumunan,” ucap Brigjen Darmawan, Senin (15/11) lalu. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

UPDATE