Minggu, 19 April 2026

Pasar Murah di Kota Batam Digelar Dua Kali

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Disperindag Kota Batam akan mengelar pasar murah jelang akhir tahun. Pasar murah digelar untuk menekan harga pasar. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam akan menggelar pasar murah sebanyak dua kali menjelang akhir tahun. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menekan harga sembako.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, pihaknya akan menggandeng para distributor bahan pokok dalam menjalankan program tersebut.

”Untuk Batam sendiri kami akan menggelar pasar murah yang langsung mengandeng distributor. Pasar murah pertama insya allah awal Desember ini, kedua jelang Natal. Kami sedang menyusun jadwal,” ungkap Gustian, Minggu (14/11/2021).

Menurut dia, bedanya pasar murah kali ini adalah jumlah bahan pokok yang disediakan lebih banyak. Sebab, hampir 58 distributor di Batam yang akan terlibat dalam pasar murah ini.

”Semua komponen bahan pokok ada di situ, karena yang terlibat 58 disributor. Jadi lebih efesien dibanding pasar murah sebelumnya,” imbuhnya.

Terkait upaya menekan harga jelang gelaran pasar murah, dikatakan Gustian, pihaknya telah berkunjung ke Deli Serdang, Sumatra Utara, untuk melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Sumatra Utara dan Bank Indonesia.

Dalam MoU itu, ada tiga komoditas bahan pokok yang bisa dipenuhi Deli Serdang untuk Batam, seperti cabai, telur dan ayam kampung organik.

”Ketiga komoditas ini diberikan dengan harga murah, cabai misalnya dari sana Rp 15 ribu, sesampainya di sini mungkin sekitar Rp 30 ribuan,” papar Gustian.

Khusus cabai, Gustian juga telah membuka kesempatan untuk para investor lain untuk menjadi distributor bahan pangan ini.

”Selama ini, tiga pengusaha ini yang mengendalikan harga. Jika sudah ada investor lain, harga tak bisa ditentukan suka-suka,” kata Gustian.

Pantauan Batam Pos di Pasar Botania 1, Batam Center, Minggu (14/11), harga cabai keriting di pasaran Batam masih tinggi yakni Rp 60 ribu per kg, cabai setan Rp 45-50 ribu per kg, cabai rawit Rp 40-50 ribu per kg.

Reporter: Yashinta

UPDATE