Kamis, 23 April 2026

Pasar Murah Pemko Batam Digelar hingga 27 April, Ini Lokasinya

Berita Terkait

Suasana pasar murah. foto: Yashinta / Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, masyarakat mulai berburu kebutuhan pokok. Keberadaan pasar murah Pemko Batam menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan komoditi dengan harga lebih murah dari pasar.

Kepala Bagian (Kabag) Setdako Batam, Zul Arif mengatakan seperti sebelumnya komoditi seperti telur dijual Rp 45 ribu per papan. Menurutnya, harga ini jauh lebih murah dari pada harga pasar. Begitu juga dengan daging beku Rp 80 ribu per kilogram (kg).

“Minyak curah paling cepat laku. Mungkin karena stok juga tidak terlalu banyak. Ditambah harga di pasar masih sama dan belum ada penurunan,” sebutnya, Senin (25/4).

Ia menambahkan selama pelaksanaan pasar murah, antusias warga sangat bagus sekali. Keberadaan pasar ini cukup memberikan perbandingan dengan harga komoditi di pasar.

“Kewajiban pemerintah itu mencukupi stok dan menjaga stabilitas harga. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah ini,” sebutnya.

Hari ketiga digelar animo masyarakat makin ramai. Beberapa komoditi bahkan diminta untuk menambah stok. Ia menyebutkan pelaksanaan pasar murah gelombang kedua ini lebih ramai dari pada yang pertama sebelum Ramadan.

“Mungkin karena memang sudah mendekati lebaran. Jadi banyak berburu kebutuhan pokok, sebab aktivitas memasak ada peningkatan,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pemerintah Kota Batam bersama distributor Batam kembali menggelar kegiatan pasar murah jelang perayaan hari raya Idul Fitri. Pasar murah ini akan digelar di sembilan kecamatan mainland, dan menjual komoditi dengan harga di bawah pasar.

“Alhamdulillah, responnya semakin baik. Jadi ini adalah sesuatu yang cukup mendapatkan animo yang tinggi dari masyarakat,” kata dia.

Pelaksanaan pasar murah digelar mulai Jumat (23/4) di Kecamatan Sagulung dan Batuaji. Dilanjutkan Sabtu (24/4) di Kecamatan Batuampar dan Bengkong.

Hari ketiga, Senin (25/4) pasar murah menyasar warga yang tinggal di Kecamatan Sekupang dan Seibeduk. Berikutnya dilaksanakan di Kecamatan Lubukbaja dan Sagulung, Selasa (26/4). Hari terakhir dilaksanakan di Nongsa dan Batamkota, Rabu (27/4).

Kehadiran pasar murah ini diharapkan bisa mengintervensi harga pasar. Warga juga bisa mendapatkan kebutuhan komoditi yang mereka butuhkan, dengan harga yang lebih rendah dari pasar.

“Kalau harga sudah pasti kami minta sedikit lebih rendah dari pasar. Menurut saya berapa pun bedanya yang penting lebih murah. Karena kan ini pasar murah. Kalau tidak nanti ada keluhan, dan upaya kami sia-sia. Jadi kami berharap bisa membantu,” jelasnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE