Senin, 18 Mei 2026

Penarikan Motor Pengemudi Ojol oleh Debt Colector yang Berujung Ribut di Batuaji Akhirnya Saling Lapor

spot_img

Berita Terkait

Mediasi antara Debt Colector dengan warga yang dimediasi oleh pihak kepolisian. f. istimewa

batampos- Keributan antara Komunitas Andalan Driver Online (Komando) dan sejumlah debt collector (DC) pecah di kawasan Batuaji, Minggu (17/5) malam. Insiden tersebut berujung saling lapor ke Mapolsek Batuaji akibat dugaan penganiayaan yang dialami kedua belah pihak.

Keributan bermula saat seorang debt collector mendatangi seorang pengemudi ojek online di kawasan Lapangan Planet Futsal untuk melakukan penarikan sepeda motor yang disebut menunggak cicilan selama lima bulan.

Wakil Ketua Satgas Komando, Okka, mengatakan pihaknya sempat berupaya mencari jalan tengah agar kendaraan tidak langsung ditarik.

“Motor rekan kami mau ditarik karena pembayaran menunggak. Kami sempat meminta tenggang waktu,” ujarnya.

Menurut dia, pihak leasing sempat menawarkan solusi berupa penarikan kendaraan dengan kompensasi uang sebesar Rp1 juta kepada pemilik motor. Namun, negosiasi tersebut tidak mencapai kesepakatan.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut antara kedua kelompok. Keributan pun tak terhindarkan dan berujung dugaan aksi penganiayaan.

“Ada rekan kami yang diduga dianiaya satu orang dari pihak sana dan sudah kami laporkan ke Polsek,” katanya.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizky Subagyo, membenarkan adanya insiden tersebut. Polisi yang tiba di lokasi sempat melakukan mediasi untuk meredam ketegangan kedua pihak.

Dalam mediasi itu, kata Bayu, debt collector akhirnya memutuskan tidak jadi menarik kendaraan tersebut. Sementara pemilik motor berjanji akan melanjutkan pembayaran cicilan pada 20 Juni mendatang.

“Setelah dimediasi, motor tidak jadi ditarik. Tapi karena masing-masing kelompok ramai di lokasi, akhirnya terjadi keributan lagi,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, kedua belah pihak kini sama-sama membuat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan. Penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Laporan kedua pihak sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya.(*)

UPDATE

Play sound