Senin, 25 Mei 2026

‎Pengalihan Arus Lalu Lintas Berlanjut karena Perbaikan Jalan Ambles di Atas Underpass Pelita

spot_img

Berita Terkait

BP Batam melakukan perbaikan jalan yang mengalami amblas di ruas Jalan Yos Sudarso, tepat di atas Underpass Pelita, Lubuk Baja Senin (25/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Proses perbaikan jalan ambles di ruas Jalan Yos Sudarso tepat di atas Underpass Pelita, Lubuk Baja, terus dikebut BP Batam. Hingga Senin (25/5), pengerjaan telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada Sabtu (23/5) lalu.

‎Pantauan Batam Pos di lokasi, aktivitas alat berat masih berlangsung di area jalan yang mengalami penurunan. Satu unit alat berat tampak melakukan proses pemadatan dan perataan material jalan, sementara pekerjaan pengaspalan juga sudah dilakukan di sebagian titik yang sebelumnya mencekung.

‎Meski demikian, kondisi jalan dinilai belum sepenuhnya aman dan sempurna untuk dilalui kendaraan dengan normal. Karena itu, rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan masih terus diterapkan selama pekerjaan berlangsung.

‎Pengendara dari arah Seraya menuju Simpang Indomobil untuk sementara diarahkan masuk ke jalur menuju Sei Panas guna menghindari area pengerjaan proyek.

‎Di lokasi juga terlihat dua petugas atau pekerja masih berjaga. Volume kendaraan di jalur itu sendiri terpantau cukup padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari karena menjadi salah satu akses utama penghubung Batuampar, Lubuk Baja hingga Batam Center.

‎Sebelumnya, kerusakan jalan tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena kondisi badan jalan terlihat bergelombang dan turun di area turunan menuju Simpang Indomobil. Permukaan aspal yang mencekung dinilai berbahaya bagi pengendara, khususnya sepeda motor yang melintas dengan kecepatan tinggi pada malam hari.

‎Kondisi itu diperparah karena ruas jalan tersebut juga menjadi jalur utama kendaraan berat menuju kawasan pelabuhan dan industri.

‎Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana sebelumnya mengatakan perbaikan dilakukan dengan fokus utama memperkuat struktur jalan yang mengalami penurunan.

‎“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan dan malam ini akan langsung dimobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat awal pengerjaan dimulai.

‎Ia menjelaskan tahap awal pekerjaan dilakukan melalui pemasangan beton rigid untuk memperkuat struktur tanah dan badan jalan sebelum dilakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh.
‎Menurut Wulung, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam penanganan kerusakan tersebut.

‎“Fokus utama kami adalah bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” katanya.

‎BP Batam sendiri menargetkan pekerjaan perbaikan selesai dalam waktu sekitar satu pekan. Selama proses berlangsung, penutupan setengah badan jalan masih diberlakukan hingga 30 Mei 2026 mendatang.

‎Rekayasa lalu lintas dilakukan agar aktivitas kendaraan tetap berjalan tanpa harus menutup total akses di salah satu jalur vital Kota Batam tersebut.

‎BP Batam juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi proyek, mengurangi kecepatan kendaraan serta mengikuti arahan petugas lalu lintas guna menghindari kecelakaan maupun kemacetan.

‎Wulung mengatakan percepatan penanganan infrastruktur menjadi salah satu fokus kerja BP Batam saat ini sesuai arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

‎“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” ujarnya.(*)

ReporterM. Sya’ban
spot_img

UPDATE

Play sound