
batampos– Covid-19 perlahan kembali melonjak di kota Batam dan Kepri pada umumnya. Bahkan varian terbaru Omicron juga sudah naik ke angka puluhan orang. Terakhir Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam mencatat ada 19 orang yang terkonfirmasi omicron.
Ini hendaknya jadi perhatian semua pihak agar wabah ini tidak kembali meluas. Pengawasan dan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan harus kembali dimaksimalkan sebab, praktek di lapangan masyarakat maupun pelaku bisnis yang menimbulkan keramaian sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan.
Di wilayah Kecamatan Batuaji dan Sagulung penerapan protokol kesehatan sudah sangat longgar. Warga sudah banyak yang mengabaikan masker penutup hidung dan jaga jarak saat beraktifitas di pusat keramaian seperti pasar, mall dan tempat makan. Bahkan banyak tempat usaha yang sudah tak menyediakan hand sanitizer.
Lokasi kuliner di kawasan SP Plaza, Aviari, Fanindo dan Tunas Regency banyak yang tak memperhatikan lagi protokol kesehatan. Masyarakat dibiarkan bebas masuk tanpa masker. Padahal sebelumnya penerapan protokol kesehatan sudah sangat ketat. Ketika Covid melandai beberapa waktu lalu, masyarakat ataupun petugas pengawas protokol kesehatan mulai melalaikan upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah ini.
Jhoni, seorang petugas keamanan di lokasi pusat kuliner di Batuaji mengakui memang sudah mulai longgar penerapan protokol kesehatan hampir di semua wilayah. Itu karena masyarakat pada umumnya sudah bosan dan risih dengan pengguna masker dan lainnya sebagainya. Namun demikian dengan adanya peningkatan varian terbaru Omicron ini, Jhoni berharap agar semua pihak kembali lagi dengan protokol kesehatan yang ada. “Kalau saya pasti tegur jika ada yang tak pakai masker. Kemarin-kemarin memang agak longgar, tapi karena Omicron mewabah makanya diperketat lagi,” ujarnya.
Jhoni juga berharap agar Satgas Pengamanan Covid-19 di kota Batam kembali memperketat pengawasan di lapangan agar masyarakat kembali taat dengan aturan Prokes yang ada. (*)
Reporter : Eusebius Sara

