Senin, 11 Mei 2026

Pertamax 92 Langka di Sejumlah SPBU Batam, Pertamina Sebut karena Terkendala Distribusi

Berita Terkait

Sejumlah motor mengisi BBM di salah satu SPBU. Sejumlah SPBU di Batam diketahui kosong persediaan pertamax. f. syaban/batam pos

batampos – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Batam mengalami kekosongan bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax atau RON 92 dalam dua hari terakhir. Kondisi itu terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Sagulung, Batuaji, Batam Center, Bengkong hingga kawasan Simpang K Square, Sabtu, (9/5).

Kelangkaan Pertamax memicu keluhan konsumen karena sebagian SPBU hanya menyediakan Pertamax Turbo dengan harga lebih tinggi. Sejumlah pengendara mengaku terpaksa membeli bahan bakar alternatif meski biaya yang dikeluarkan lebih mahal.

“Kosong, Bang. Dari kemarin belum ada pengiriman. Yang tersedia hanya Pertamax Turbo,” kata Jamal, petugas SPBU di kawasan Batam Kota, Sabtu.

Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama terkait penyebab tersendatnya distribusi Pertamax di sejumlah SPBU. Pascal, warga Batam Kota, mengatakan dirinya kesulitan mendapatkan Pertamax sejak dua hari terakhir.

“Pertamax di SPBU Mediterania sudah dua hari habis. Yang ada hanya Pertamax Turbo dengan harga jauh lebih mahal. Selisihnya bisa sekitar Rp7 ribu. Penyebabnya apa? Apakah hanya karena distribusi?” ujar Pascal.

Keluhan serupa juga muncul di sejumlah SPBU lain di Batam. Beberapa pengendara mengaku harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain untuk mencari Pertamax, namun stok tetap kosong.

Kepala Cabang Pertamina Wilayah Kepulauan Riau, Bagus Handoko, membenarkan adanya keterlambatan distribusi Pertamax ke sejumlah SPBU di Batam. Menurut dia, gangguan pasokan dipicu kendala sandar kapal pengangkut BBM di Pelabuhan Kabil.

“Hanya beberapa SPBU yang sempat terlambat pengirimannya. Hal ini karena sempat ada kendala sandar kapal di Pelabuhan Kabil terkait persoalan teknis dan regulasi,” kata Bagus.

Meski demikian, Pertamina memastikan stok bahan bakar alternatif seperti Pertalite dan Pertamax Turbo tetap tersedia selama distribusi Pertamax mengalami hambatan.

Bagus mengatakan persoalan distribusi kini telah diselesaikan setelah mendapat dukungan dari BP Batam selaku pengelola pelabuhan. Pertamina memastikan penyaluran BBM kembali berjalan normal mulai hari ini.

“Alhamdulillah, kendala sudah diselesaikan atas dukungan BP Batam pada 8 Mei kemarin dan hari ini penyaluran sudah kembali normal,” ujarnya.(*)

ReporterAzis Maulana

UPDATE