Rabu, 20 Mei 2026

Sampah Menumpuk di Legenda Bali, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap dan Khawatir Penyakit

spot_img

Berita Terkait

Tumpukan sampah terlihat menumpuk di salah satu rumah warga di Perumahan Legenda Bali Blok D3, Batam, Rabu (20/5). Foto: Warga untuk BP

batampos – Warga Perumahan Legenda Bali Blok D3 mengeluhkan tumpukan sampah yang tidak diangkut selama lebih dari sepekan. Kondisi tersebut membuat sampah menggunung dan mengeluarkan bau tidak sedap yang mengganggu lingkungan sekitar.

Salah seorang warga, Iwan, mengatakan tumpukan sampah di kawasan tersebut sudah terjadi sekitar seminggu lebih. Menurutnya, biasanya pengangkutan sampah dilakukan dua kali dalam sepekan, namun belakangan petugas dinilai jarang datang.

“Di blok D komplek kami sampah sudah menumpuk. Semingguan lebih tidak diangkut. Dulu biasanya dua kali seminggu diangkut, sekarang terkesan malas angkut,” ujar Iwan, Rabu (20/5).

Ia menyebut kondisi itu tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan hampir di seluruh kawasan komplek. Akibatnya, aroma tidak sedap mulai menyebar terutama saat cuaca panas dan hujan.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Tiga Lokasi Pelaksanaan Salat Id pada Hari Raya Idul Adha

“Kayaknya sekomplek tidak diangkut. Selain menjijikkan, sampah juga sudah mengeluarkan bau tak sedap,” katanya.

Warga lainnya Dika mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu munculnya penyakit, terlebih saat musim hujan. Tumpukan sampah dinilai berpotensi menjadi sarang lalat maupun nyamuk yang dapat membawa penyakit.

Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pengangkutan sampah secara rutin agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman.

“Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena bisa berdampak ke kesehatan warga,” ujar salah seorang warga lainnya.

Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Perumahan Dreamland. Sejumlah tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut tampak penuh dan sampah meluber hingga ke luar bak penampungan karena belum diangkut.

Baca Juga: Banjir Pendatang, APBD Batam Tak Kuat

Warga mengaku khawatir kondisi itu dapat memicu munculnya penyakit, terlebih saat musim hujan. Tumpukan sampah dinilai berpotensi menjadi sarang lalat maupun nyamuk yang dapat membawa penyakit.

Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pengangkutan sampah secara rutin agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman.

“Kita bayar uang sampah setiap bulan tapi pelayanannya seperti ini,” ujar salah seorang warga lainnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Iqbal, mengatakan pihaknya akan melakukan pengangkutan sampah di kawasan tersebut. Namun hingga kini, warga menyebut sampah masih terlihat menumpuk di sejumlah titik. (*)

spot_img

UPDATE

Play sound