
batampos – Pemerintah Kota Batam mulai menyiapkan proyek pelebaran Jalan Tengku Sulung sebagai bagian dari penataan infrastruktur jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di kawasan Batam Kota.
Ruas jalan yang menghubungkan Simpang Cikitsu atau Simpang Dotamana hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam itu direncanakan ditingkatkan menjadi jalan dua jalur guna memperlancar arus kendaraan di salah satu kawasan dengan pertumbuhan lalu lintas tertinggi di Batam.
Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan volume kendaraan di ruas tersebut terus meningkat seiring perkembangan kawasan permukiman, pusat usaha, dan aktivitas masyarakat di Batam Kota. Menurut dia, kondisi lalu lintas harian yang semakin padat menjadi alasan utama pemerintah melakukan pelebaran jalan.
“Lalu lintas harian di jalan tersebut memang sudah ramai. Nantinya akan dibuat dua jalur dari Simpang Dotamana atau Simpang Cikitsu sampai Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Tujuannya tentu untuk mengurai kemacetan di ruas jalan itu,” kata Metra, Rabu, (20/5).
Ia menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari program penataan jalan jangka panjang yang tengah disiapkan Pemerintah Kota Batam. Selain Jalan Tengku Sulung, sejumlah ruas jalan lain di Kota Batam juga masuk dalam rencana pengembangan jalan dua jalur untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan.
Menurut Metra, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena pertumbuhan kendaraan di Batam dinilai tidak lagi sebanding dengan kapasitas sejumlah ruas jalan utama. Kawasan Batam Kota, khususnya jalur menuju pusat pemerintahan, sekolah, dan kawasan komersial, menjadi titik yang paling sering mengalami kepadatan pada jam sibuk.
Pemerintah berharap pelebaran jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Batam yang terus berkembang sebagai kawasan industri, perdagangan, dan pariwisata.
Meski demikian, Metra belum merinci nilai anggaran maupun jadwal pelaksanaan proyek tersebut. Ia menyebut informasi teknis lebih lanjut akan disampaikan Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Untuk detail proyeknya nanti bisa dikonfirmasi ke Diskominfo Batam,” ujar dia.(*)



