
batampos — Persoalan sampah kembali memicu konflik warga di Batam. Tumpukan sampah yang dibakar sembarangan memicu keributan di Jalan Kangkung Blok 3, Kelurahan Lubukbaja Kota, Jumat (27/3) pagi.
Asap tebal dari pembakaran sampah membuat warga sekitar protes. Mereka menilai aktivitas tersebut mengganggu kenyamanan dan membahayakan kesehatan lingkungan.
Ketegangan antarwarga pun tak terhindarkan. Laporan akhirnya disampaikan melalui layanan darurat 110 oleh seorang warga, Irvan.
Baca Juga: Pelanggaran Serius, Rusak Citra Batam
Merespons laporan itu, personel Polsek Lubuk Baja langsung turun ke lokasi. Tim gabungan dari patroli, Reskrim, dan Intel diterjunkan untuk mengamankan situasi.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pendataan dan meminta keterangan dari kedua belah pihak. Polisi juga berupaya meredam emosi warga yang sempat memanas.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, menegaskan persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi memicu konflik sosial.
“Setiap laporan kami tindak lanjuti. Tapi yang terpenting adalah kesadaran warga untuk tidak membakar sampah sembarangan,” ujarnya.
Baca Juga: Pantau Pasar di Batam, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Pasca Lebaran
Melalui pendekatan persuasif, polisi akhirnya berhasil memediasi kedua pihak. Perselisihan diselesaikan secara kekeluargaan setelah masing-masing sepakat saling memaafkan.
Polisi juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah yang buruk tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berisiko memicu kebakaran dan konflik sosial.
Warga diimbau lebih peduli menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan kondusif. (*)



