
batampos – Dinas Pendidikan Kepri menghentikan aktifitas belajar mengajar tatap muka di SMA/SMK sederajat di Kota Batam. Itu karena ada dua guru dan satu siswa di Kota Batam yang terpapar Covid-19. Penghentian belajar tatap muka ini sebagai upaya antisipasi meluasnya Covid-19 di lingkungan sekolah.
“Ada tiga SMA, dua guru dan satu siswa yang kena. Sesuai instruksi Kadisdik dan Gubenur belajar tatap muka dihentikan sementara waktu. Belajar kembali aktif melalui online atau daring,” ujar Kepala Cabang Disdik Kepri Kota Batam Nor Muhammad, Kamis (3/2).
Pemberlakukan belajar secara during ini sudah dimulai tanggal 30 Januari lalu, dan sesuai dengan edaran yang ada sistem belajar during akan berlangsung tanggal 7 Februari mendatang. “Nanti ada evaluasi lagi apakah diperpanjang atau tidak, tergantung dari keadaan (tingkat penyebaran Covid-19) di Batam,” katanya.
Pemberlakukan belajar sistem during, sebut Nor, hanya untuk SMA dan SMK yang ada di dalam wilayah perkotaan saja. Sementara di pulau-pulau tetap melaksanakan belajar tatap muka. “Tadi saya ke SMAN 7 pulau Kasu dan di sana aman sehingga tetap belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang semakin maksimal,” kata Nor. (*)
Reporter : Eusebius Sara



