Selasa, 21 Juli 2026

Semangat Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Orang tua mengantar dan mendampingi anak memasuki ruang kelas pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di salah satu SD di Batam, Senin (20/7). Momen tersebut menjadi pengalaman penuh haru dan kebahagiaan bagi para orang tua yang menyaksikan buah hati memulai jenjang pendidikan baru. F. Rengga Y / Batam Pos

batampos – Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan bagi para orang tua di Kota Batam. Demi memastikan buah hati memulai pendidikan dengan semangat, banyak orang tua meluangkan waktu untuk mengantar anak hingga ke gerbang bahkan ke ruang kelas.

Suasana tersebut terlihat di sejumlah sekolah di Kecamatan Sekupang dan Batuaji, Senin (20/7). Sejak pagi sebelum bel masuk berbunyi, halaman sekolah dipenuhi para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka memasuki lingkungan belajar yang baru.

Tak sedikit dari mereka mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video sebagai kenangan hari pertama sekolah.

Bagi Imron, wali murid SD Negeri 009 Batuaji, mengantar anak di hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang penuh makna. Ia mengaku bangga melihat anaknya mulai menempuh pendidikan dasar.

“Rasanya senang melihat anak sudah masuk SD,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Wahyu. Di tengah kesibukannya bersiap berangkat kerja, ia tetap menyempatkan diri mengantar sang anak ke sekolah.

Menurutnya, momen pertama anak memasuki bangku sekolah dasar merupakan pengalaman yang terlalu berharga untuk dilewatkan.

“Senang saja melihat anak sudah masuk sekolah. Kemarin masih TK, sekarang sudah SD,” katanya.

Wahyu mengungkapkan seluruh kebutuhan sekolah telah dipersiapkan beberapa hari sebelumnya, mulai dari seragam, buku, hingga perlengkapan belajar.

Ia berharap anaknya dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru, memiliki banyak teman, dan semakin bersemangat mengikuti proses belajar.

“Semoga cepat menyesuaikan diri dan semangat belajarnya terus terjaga,” tuturnya.

Kisah menarik datang dari Dika. Demi memastikan tidak terlambat mengantar anak pada hari pertama sekolah, ia memilih tetap terjaga setelah menyaksikan laga final Piala Dunia hingga dini hari.

“Tadi nonton sampai jam lima pagi. Setengah tujuh sudah antar ke sekolah. Kalau sempat tidur, takutnya malah kesiangan,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Dika, rasa lelah karena kurang tidur terbayar ketika melihat anaknya memulai perjalanan baru di bangku sekolah.

Hari pertama sekolah pun bukan hanya menjadi awal bagi para siswa untuk kembali belajar, tetapi juga menjadi momen emosional bagi para orang tua. Kehangatan, kebanggaan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik terpancar dari wajah mereka yang setia mendampingi buah hati memulai perjalanan pendidikan di tahun ajaran baru. (*)

ReporterRengga Y

UPDATE