Jumat, 27 Maret 2026

Sepekan, 114.700 Penumpang Mudik dari Bandara Hang Nadim

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Batampos —Bandara Internasional Hang Nadim mencatat ada sebanyak 114.700 penumpang yang mudik selama sepekan sejak Posko Angkutan Lebaran 1447 Hijriah dibuka mulai 13 Măreț 2026 lalu.

SUASANA bandara Hang Nadim yang dipadati penumpang pada puncak arus mudik Lebaran 2026, Jumat (20/3/2026). F Abdul Azis Maulana/Batam Pos

“Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari itu, jumlah penumpang mencapai 19.942 orang. Ini angka tertinggi sejak posko dibuka seiring dimulainya periode cuti bersama,” ujar Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, Sabtu (21/3/2026).

Pihaknya menilai tren pergerakan tahun ini lebih bergairah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ia menyebutkan, jumlah penumpang meningkat 11,4 persen dari 102.917 orang pada 2025 menjadi 114.700 orang pada tahun ini.

Komposisi pergerakan penumpang masih didominasi arus keberangkatan, yakni sekitar 60 persen, sementara kedatangan berada di kisaran 40 persen.

“Dominasi ini mengindikasikan kuatnya arus mudik keluar Batam menuju berbagai daerah tujuan,” katadia.

Sejumlah langkah antisipatif diterapkan pengelola bandara untuk meredam potensi kepadatan. Pengaturan slot penerbangan menjadi salah satu strategi utama guna mencegah penumpukan penumpang pada waktu bersamaan, terutama di area check-in.

Selain itu, kapasitas layanan di titik pemeriksaan keamanan ditingkatkan melalui penambahan panjang meja di area Security Check Point (SCP). “Upaya ini memungkinkan peningkatan kapasitas layanan dari enam menjadi tujuh penerbangan per jam,” ujarnya.

Di sisi lain, rute domestik masih menjadi tulang punggung pergerakan penumpang. Tujuan menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai yang paling diminati dengan 23.634 penumpang. Disusul rute menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu sebanyak 7.927 penumpang, serta Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II dengan 7.313 penumpang.

Kenaikan trafik ini menjadikan peran Batam sebagai salah satu simpul penting mobilitas udara di wilayah barat Indonesia, terutama pada momentum Lebaran yang secara konsisten mendorong lonjakan perjalanan tahunan. (*)

UPDATE