Senin, 11 Mei 2026

Balap Liar di Batam Masuk Pengawasan Khusus, Polsek Diminta Lebih Aktif

Berita Terkait

Polisi menggiring para pembalap liar di Sei Lekop, beberapa waktu lalu. F Khusnul untuk Batam pos

batampos – Aksi balap liar yang semakin meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius jajaran Polresta Barelang. Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memerintahkan seluruh Polsek di wilayah hukumnya untuk mempertajam pengawasan dan penertiban terhadap aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Instruksi tersebut diberikan menyusul meningkatnya keluhan masyarakat terkait aksi kebut-kebutan kendaraan roda dua maupun balap mobil liar di sejumlah ruas jalan Kota Batam. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Kapolresta Barelang menegaskan seluruh jajaran Polsek diminta lebih aktif melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Langkah preventif dan penindakan di lapangan diminta dilakukan secara konsisten agar aktivitas balap liar tidak terus berulang.
“Seluruh Polsek saya perintahkan untuk mempertajam kegiatan pengawasan dan penertiban balap liar di wilayah masing-masing. Ini menjadi atensi karena sudah sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan,” tegas Anggoro.

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian khusus di antaranya kawasan hukum Polsek Batam Kota dan Polsek Nongsa. Kedua wilayah tersebut disebut sering menerima laporan masyarakat terkait aksi balap mobil liar yang dilakukan pada malam hari.
Keluhan masyarakat paling banyak muncul di ruas jalan dari Simpang Jam menuju arah Bandara Hang Nadim. Jalur tersebut kerap dimanfaatkan kelompok tertentu untuk melakukan aksi balap mobil karena kondisi jalan yang lebar dan relatif lengang pada malam hari.
“Keluhan masyarakat cukup banyak, khususnya dari Simpang Jam ke arah bandara. Aktivitas balap mobil di lokasi itu sudah sering dikeluhkan pengguna jalan karena sangat membahayakan,” ujar Kapolresta Barelang.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya difokuskan pada penindakan pelaku balap liar, tetapi juga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya yang kerap muncul di lokasi rawan balap liar, seperti penggunaan knalpot brong, keributan hingga tindak kriminalitas jalanan.

Kapolresta menambahkan kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang melintas atau beraktivitas pada malam hari. Patroli rutin pada jam-jam rawan juga diminta terus ditingkatkan oleh seluruh jajaran.
“Polri harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak ingin ada korban kecelakaan ataupun gangguan kamtibmas akibat balap liar. Karena itu patroli dan penertiban akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” tutupnya.(*)

UPDATE