Senin, 15 Juni 2026

Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP di Batam Tetap Berlanjut Tahun Ajaran 2026/2027

Berita Terkait

Ilustrasi, Siswa sekolah dasar saat ujian. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam memastikan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tetap berlanjut pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyasar seluruh murid baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Batam, Yusal, mengatakan saat ini proses penyaluran bantuan seragam masih menunggu rampungnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar data penerima dapat dipastikan sesuai jumlah siswa yang diterima.

“Program seragam gratis masih berproses. Penerimanya adalah murid baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Saat ini kami masih menunggu data hasil SPMB untuk proses pengadaannya,” kata Yusal, Minggu (14/6).

Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

Kebutuhan seragam sekolah sering menjadi salah satu pengeluaran terbesar bagi orang tua, terutama yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Yusal menjelaskan, program seragam gratis telah menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Batam dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Tidak hanya siswa sekolah negeri, peserta didik baru yang diterima di sekolah swasta juga tetap mendapatkan manfaat yang sama.

Selain melanjutkan program seragam gratis, Disdik Batam juga tetap menjalankan program subsidi biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri dan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Melalui program tersebut, siswa SD dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan, sedangkan siswa SMP menerima Rp400 ribu per bulan. Bantuan diberikan kepada siswa yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 5 dan diusulkan oleh pihak sekolah.

Disdik berharap kombinasi program seragam gratis dan subsidi biaya pendidikan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat serta memastikan seluruh anak usia sekolah di Batam tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Komitmen kami adalah memastikan tidak ada anak yang terkendala bersekolah karena alasan biaya. Karena itu berbagai bentuk bantuan pendidikan terus kami siapkan,” ujarnya. (*)

UPDATE