Kamis, 7 Mei 2026

Singapura Buka Pintu untuk Warga Batam dan Bintan, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Ilustrasi. Singapura menetapkan Indonesia masuk dalam kategori kedua untuk status negara yang melakukan perjalanan ke negeri singa tersebut. Foto: Ahmadi Sultan/batampos.co.id

batampos – Kendati Pemerintah Singapura sudah membuka pintu selebar-lebarnya untuk masyarakat di Batam dan Bintan datang ke Singapura dan sebaliknya, namun, ada beberapa syarat harus dipenuhi. Salah satunya yang paling wajib adalah sudah divaksinasi langkap dan menggunakan aplikasi pemantauan seperti blue pass atau pedulilindungi.

Persyaratan lainnya, semua pelaku perjalanan juga wajib mengikuti dua tes Covid-19 saat di Indonesia dan begitu juga saat sampai di Singapura. Tes ini wajib mulai dari anak-anak berusia dua tahun ke atas. Sedangkan balita dibawah dua tahun, tidak harus menjalani tes swab.

Vaksinasi dosis lengkap yang ditunjukan melalui bukti kartu vaksin atau digital. Bukti vaksinasi diterima dalam format EU DCC. Para pelaku perjalanan juga harus mengisi e-kartu pernyataan kesehatan.

Baca Juga: Jalur VTL Dibuka, Warga Batam dan Bintan Sudah Bisa ke Singapura Mulai 25 Februari

Pelaku perjalanan waktu yang relatif singkat, harus mendapatkan visa secara terpisah. Pemerintah Singapura menyarankan untuk mengajukan visa, setelah menerima persetujuan VTP.

Selain itu, juga wajib membeli asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal 30 ribu Dollar Singapura, yang bisa dipergunakan untuk biaya perawatan dan rawat inap jika terkonfirmasi positif Covid-19.

Aturan ini hampir mirip dengan penerapan travel bubble. Sebab pelaku perjalanan yang bukan WN Singapura, harus menujukan bukti konfirmasi pemesanan hotel dan pembayaran selama tinggal di Singapura.

Bagi WNI yang datang ke Singapura, juga harus menujukan tiket feri pulang dan pergi. Tentunya sesuai durasi menginap di hotel.

Di tempat terpisah, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik langkah Singapura yang juga sudah membuka pintu bagi warga Kepri melancong ke negara itu lewat skema VTL.

Meski tahap awal, Singapura yang membuka skema VTL ke Singapura lewat pintu laut Kepri hanya untuk 350 pelancong dari Nongsa Pura, Batam dan 350 orang lainnya dari Bandar Bentan Telani, Lagoi, dengan pintu masuk Pelabuhan Tanah Merah Singapura, namun ini langkah maju dalam memulihkan jalur transportasi Singapura-Kepri dan sebaliknya, setelah sempat terputus akibat pandemi Covid-19.

“Kami senang dan mengapresiasi langkah Singapura yang membuka pintu masuk bagi warga Kepri lewat program VTL. Sebaliknya, kita juga sudah membuka pintu untuk wisman Singapura,” ujar Ansar.

Orang nomor satu di Kepri ini berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Untuk itu, ia kembali mengingatkan masyarakat Kepri untuk patuh protokol kesehatan.

Ansar juga mengimbau masyarakat yang belum divaksin penuh agar segera vaksin. Sebab, tak hanya membantu menjaga daya tahan tubuh dari virus, tapi juga menjadi syarakat perjalanan dalam maupun luar negeri. (*)

REPORTER: FISKA JUAND/JAILANI

UPDATE