
batampos – Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam resmi memiliki gedung baru sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan tinggi di bidang teknologi informasi. Peresmian fasilitas tersebut juga menjadi langkah awal transformasi kampus menuju Universitas Muhammadiyah Internasional Batam.
Gedung baru yang berlokasi di Jalan Orchard Boulevard, Kawasan Tunas Industrial Estate I Blok D9–11, Batam Center, diresmikan pada Minggu (12/7). Peresmian dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Nopriadi, Ketua STIKOM Muhammadiyah Batam Winny Setyonugroho, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kepulauan Riau, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam, perwakilan Pemerintah Kota Batam, akademisi, hingga pelaku industri.
Ketua STIKOM Muhammadiyah Batam, Winny Setyonugroho, mengatakan pembangunan gedung baru bukan sekadar menambah fasilitas kampus, melainkan menjadi bagian dari strategi meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor industri yang terus berkembang di Batam.
Baca Juga: Dinkes Batam Gencarkan Skrining HIV di Hotspot Kelompok Berisiko
“Dengan diresmikannya gedung baru ini, kami berharap proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman, fasilitas pendidikan semakin baik, dan pada akhirnya mampu meningkatkan mutu pendidikan di STIKOM Muhammadiyah Batam,” ujarnya.
Menurut Winny, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teori. Kampus juga harus memastikan para lulusannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, STIKOM Muhammadiyah Batam akan memperluas kerja sama dengan perusahaan serta kawasan industri di Batam agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktik sekaligus memiliki peluang lebih besar terserap di dunia kerja.
“Tujuan kami adalah mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan siap diterima dunia industri. Karena itu kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perusahaan dan kawasan industri di Kota Batam agar lulusan kami memiliki daya saing tinggi,” katanya.
Selain memperkuat sarana pendidikan, STIKOM Muhammadiyah Batam juga melakukan pembenahan tata kelola kelembagaan melalui pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola institusi, hingga pengembangan jejaring internasional.
Baca Juga: Diprotes Warga, BP Batam Verifikasi Izin Pematangan Lahan di Marina City
Transformasi itu menjadi bagian dari target jangka panjang STIKOM Muhammadiyah Batam untuk berkembang menjadi Universitas Muhammadiyah Internasional Batam dengan cakupan program studi yang lebih luas dan berorientasi global.
Menurut pihak kampus, posisi strategis Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi internasional membutuhkan lebih banyak tenaga profesional di bidang teknologi digital. Karena itu, STIKOM Muhammadiyah Batam berkomitmen menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan transformasi digital dan industri berbasis teknologi.
Dengan dukungan Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kampus tersebut optimistis dapat berkembang menjadi pusat pendidikan teknologi informasi yang melahirkan talenta digital berdaya saing global, berkarakter Islami, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Saat ini STIKOM Muhammadiyah Batam menyelenggarakan Program Studi Teknik Informatika dan Rekayasa Sistem Komputer sebagai fokus utama dalam mencetak sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. (*)

