Senin, 16 Maret 2026

Sudah Sebulan Harga Cabai di Batam Melambung, Belanja Jadi Stres

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Salah seorang pedagang mengangkat cabai merah keriting. Saat ini diketahui harga cabai masih di atas harga daging sapi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sudah sebulan harga cabai di Batam melambung. Masyarakat pun mulai kelabakan, apalagi sejumlah komoditi lainnya turut naik.

Di pasaran Batam, harga cabai untuk jenis cabai merah keriting dan cabai rawit merah atau setan masih dijual Rp 120-130 ribu per kilogram. Namun harga cabai tersebut lebih murah di pasar pagi atau Tos 3000 Jodoh, sekitar Rp 90-110 ribu per kg.

“Lumayan juga bedanya, Rp 20 ribu per kg. Tapi sayang jauh dari tempat tinggal saya di Nongsa,” ujar Novi, salah seorang warga Nongsa.

Menurut dia, harga cabai kali ini sudah luar biasa, menyamai harga daging sapi segar. Hal itu tentunya membuat warga semakin kelabakan.

“Semua jenis cabai mahal, cabai hijau biasa saja itu Rp 70 ribu per kg. Apa nggak stress warga saat belanja,” ungkapnya.

Baca juga: Cabai Merah Naik, Batam Inflasi 0,84 Persen

Dikatakan Novi, uang Rp 100 ribu saat dibawa ke warung langsung habis hanya untuk sekali masak. Padahal dulunya uang Rp 100 ribu bisa sampai 2-3 kali masak.

“Sekarang 100 ribu cuma untuk lauk sehari saja. Semua serba naik, bawang Rp 45 ribu, tomat juga naik, sudah Rp 20 ribu per kg. Ikan lele dan patin juga naik. Lama-lama stress saya kalau belanja,” imbuhnya.

Di Pasar Botania Batamcenter, harga cabai terpantau Rp 110-130 ribu per kg untuk cabai merah. Sedangkan untuk cabai hijau Rp 80 ribu per kg dan rawit Rp 100 ribu per kg.

“Cabai masih belum turun, masih tinggi,” ujar Adi, salah satu pedagang

Diakuinya, harga tomat segar juga naik hingga Rp 22 ribu per kg, sebelumnya masih Rp 15 ribu per kg. Begitu juga bawang merah jawa sudah Rp 50 ribu per kg dari Rp 30 ribu per kg.

“Bawang dan tomat juga naik,” terangnya.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan saat ini ia masih terus mencari solusi agar cabai yang datang ke Batam lebih murah. Namun, karena di daerah penghasil yang akan bekerjasama belum panen, maka pihaknya belum bisa menyediakan cabai lebih murah.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa turun. Usai lebaran haji ini, mudah-mudahan semuanya bisa normal lagi. Kerjasama nantinya juga bisa berjalan lancar,” pungkas Gustian. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN