Jumat, 1 Mei 2026

Vaksinasi Booster dan Pelajar di Batam Dikebut

Berita Terkait

Petugas kesehatan melakukan vaksinasi booster covid-19 kepada tenaga pengajar di Mall Botania 2, Selasa (25/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali melanjutkan pemberian vaksinasi kepada tenaga pendidik yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Batam, serta guru TPQ, serta anak sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan mengatakan vaksinasi terdiri dari vaksinasi booster atau dosis ketiga dan dosis pertama. Khusus untuk guru sekolah, dan tenaga pengajar TPQ. Sedangkan untuk anak sekolah adalah dosis pertama.

“Total ada 3.800 peserta yang kami vaksin hari ini,” kata dia usai menghadiri Video Conference Vaksinasi Booster Covid-19 di Kota Batam, dalam rangka kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kepri di Aula MB 2 Batamcenter, Selasa (25/1).

Didi menyebutkan, untuk capaian vaksin di Batam sudah sangat baik. Hal ini didukung peran berbagai sektor tentunya. Untuk dosis pertama dewasa sudah mencapai angka 107 persen, dan dosis kedua 80 persen. Sedangkan untuk anak usia 6-11 tahun masih rendah, karena baru mulai dilaksanakan awal tahun ini.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai semua, termasuk yang booster juga. Kami berharap dengan vaksin ini imun tubuh semakin baik, dan Covid-19 cepat selesai,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan mengatakan pelaksanaan pemberian vaksin bagi tenaga pendidik sudah sukses untuk dosis pertama dan kedua. Tenaga pendidik merupakan sasaran prioritas yang diberikan vaksin saat program vaksinasi dimulai.

“Alhamdulillah kalau di lingkungan Disdik sudah selesai semua untuk guru. Sekarang kami masih mengejar capaian untuk pelajar,” sebutnya.

Proses belajar siswa sudah tatap muka. Untuk itu, penting rasanya untuk melindungi pelajar dari serangan Covid-19 ini. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinkes Batam, jika ada temuan kasus di lingkungan sekolah.

“Tentu kami mengingatkan orangtua untuk selalu mengedukasi anak untuk patuh protokol kesehatan. Di sekolah kami juga tekan kan itu,” tegasnya.

Lanjutnya, sekolah yang ada temuan kasus tidak langsung ditutup keseluruhan. Ada prosedur terkait hal ini, tentunya Dinas Kesehatan yang paling paham.

“Koordinasi tentu sering kami lakukan. Kami juga minta arahan dalam menangani Covid-19 di lingkungan pendidikan,” tutupnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19. Saat ini kasus terbilang cukup tinggi, padahal sebelumnya Batam berhasil zero kasus.

“Nanti saya bersama Forkopimda akan mengambil tindakan terkait hal ini, kalau memang butuh peningkatan pengawasan akan kita lakukan,” katanya.

Saat ini pihaknya ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk menyukseskan vaksinasi untuk dosis ketiga dan pelajar. Batam termasuk yang paling besar capaiannya, untuk itu perlu ditingkatkan kembali.

“Terus berjalan tentunya. Kalau bisa dalam waktu dekat ini semua bisa 100 persen,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

UPDATE