Kamis, 2 April 2026

WFH Diberlakukan, Penyaluran MBG di Batam Tetap Normal

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Seorang guru membagikan makanan bergizi gratis untuk murid-murid SDN 010 Batam Kota beberapa waktu lalu. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan yang akan diberlakukan pemerintah dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah penyesuaian pola kerja agar distribusi tetap berjalan optimal.

“Kita akan ada penyesuaian juga, bang,” ujarnya singkat.

Di Batam, implementasi kebijakan ini akan disesuaikan di tingkat lapangan, termasuk pengaturan petugas distribusi dan operasional SPPG, agar tidak terjadi keterlambatan penyaluran makanan bergizi kepada penerima manfaat.

Baca Juga: Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM di Kepri, Distribusi Jadi Perhatian

BGN juga memastikan bahwa kebijakan efisiensi pemerintah, termasuk penerapan WFH, tidak akan mengurangi kualitas maupun jangkauan layanan publik, khususnya program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Sementara itu, secara nasional, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa layanan MBG harus tetap berjalan tanpa hambatan meskipun ada kebijakan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja swasta.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan distribusi MBG akan tetap mengikuti jadwal penerima manfaat, khususnya peserta didik serta kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

“Apapun bentuk penyesuaian pola kerja, layanan MBG harus tetap berjalan. Distribusi kepada penerima manfaat harus sesuai jadwal,” tegasnya.

Baca Juga: Dua Percobaan Bunuh Diri Dalam 2 Pekan, Motifnya Dipicu Persoalan Asmara

Ia menjelaskan, untuk sekolah dengan sistem lima hari belajar, maka penyaluran MBG juga dilakukan selama lima hari. Begitu pula bagi kelompok 3B yang tetap menjadi prioritas layanan gizi.

Sebelumnya, pemerintah sendiri tengah menyiapkan kebijakan WFH sebagai langkah efisiensi anggaran di tengah dinamika global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah. Namun demikian, layanan dasar kepada masyarakat, termasuk di Batam, dipastikan tetap berjalan normal. (*)

 

UPDATE