Senin, 8 Juni 2026

Wisman Membanjiri Batam, Destinasi Belanja dan Kuliner Jadi Buruan

Berita Terkait

Turis pelesiran di pusat perbelanjaan Batam, belum lama ini. Melemahnya nilai tukar rupiah berpotensi menaikkan pendapatan sektor pariwisata dari banyaknya turis asing yang membelanjakan uangnya di Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batampos

batampos – Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Batam dipadati wisatawan mancanegara (wisman) dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan kunjungan paling terlihat di kawasan Mega Mall Batam Center yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan asal Singapura dan Malaysia.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas wisatawan asing meningkat, mulai dari area kuliner, pusat oleh-oleh, hingga berbagai pertokoan. Kepadatan pengunjung terlihat hampir sepanjang hari, terutama saat akhir pekan dan masa libur panjang di negara tetangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, membenarkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Bus Trans Batam Masuk Bandara Hang Nadim, Lima Armada Disiapkan

Menurut dia, tren kenaikan kunjungan wisman sudah terlihat sejak awal tahun 2026. Bahkan, jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam terus mengalami peningkatan dari bulan ke bulan.

“Sejak awal tahun, angka kunjungan wisatawan mancanegara terus meningkat setiap bulannya. Dampaknya sangat terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi wisatawan,” ujarnya.

Ardi menilai meningkatnya minat wisatawan untuk berkunjung ke Batam tidak terlepas dari semakin baiknya berbagai fasilitas pendukung pariwisata yang tersedia di kota ini. Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing.

“Batam saat ini semakin nyaman untuk dikunjungi. Fasilitas pendukung pariwisata terus berkembang dan kondisi keamanan juga semakin baik,” katanya.

Peningkatan kunjungan wisatawan asing paling terasa pada periode Mei hingga Juni 2026. Menurut Ardi, kondisi tersebut dipengaruhi adanya masa libur umum atau public holiday di sejumlah negara tetangga.

Baca Juga: Puluhan Kontainer Hanyut, Polisi Tingkatkan Patroli di Perairan Batam

“Untuk Mei hingga Juni memang terlihat cukup signifikan. Di negara tetangga sedang ada periode libur sehingga banyak wisatawan yang memilih Batam sebagai tujuan wisata,” jelasnya.

Tak hanya wisatawan asal Singapura, peningkatan kunjungan juga datang dari Malaysia. Kedekatan jarak dan kemudahan akses transportasi laut menjadi salah satu alasan Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dari kedua negara tersebut.

Ramainya kunjungan wisman memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Tingkat hunian hotel meningkat, sektor kuliner ramai pengunjung, dan pusat perbelanjaan merasakan lonjakan transaksi dibandingkan hari-hari biasa. (*)

 

ReporterYashinta

UPDATE