Jumat, 27 Maret 2026

Homestay di Pulau Ngenang Segera Terealisasi 

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos.co.id – Pulau Ngenang yang berada di area Kecamatan Nongsa dinilai sudah memenuhi konsep 3A pariwisata yakni Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga mendukung program homestay di Pulau Ngenang.

Terlebih saat ini Pulau Ngenag ini termasuk yang tertera di dalam Rencana Induk Pariwisata Nasional (Riparnas)

“Adanya homestay di Pulau Ngenang, kita menganggap itu penting karena Ngenang sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi salah satu kampung wisata,” ujarnya, Rabu (10/2/2021).

Kata dia, akses masuk kapal ke Pulau Ngenang masih rutin dan suasana kehidupan masih natural dan alami.

“Gotong royong masyarakat sangat mendukung untuk pariwisata dan di Ngenang ada beberapa aktivitas dan atraksi untuk dijual kepada wisatawan,” ujarnya.

Usai melaksanakan Musrenbang di Kelurahan Ngenang, Amsakar langsung meninjau salah satu rumah warga yang akan dijadikan homestay sekaligus berbincang bincang dengan pemilik rumah.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja biru) berkunjung ke rumah salah seorang warga di Pulau Ngenang. Pemko Batam akan mengembangan Pulau Ngenang sebagai destinasi wisata yang akan dilengkapi dengan homestay. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Saya mengunjungi rumah warga, itu sangat cantik sekali bila dijadikan homestay. Saya pikir wisatawan mancanegara kiblatnya sudah natural kembali ke alami bukan ditata atau didesain,” ujarnya.

Saat Musrenbang, Amsakar juga menyampaikan kepada warga dapat memaksimalkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang mengeluti sektor pariwisata.

“Karena melihat potensinya besar dan kondisi kehidupanya masih alami, maka perlu ada homestay dan Pokdarwis yang dikelola masyarakat yang memang menggantungkan kehidupan di sekitar pariwisata,” ucapnya.

Amsakar menjelaskan rute menuju Ngenang bisa ditempuh melalui jalur laut. Menurutnya saat ini tidak ada masalah soal perjalanan menuju Ngenang.

Namun Pemko Batam akan terus memberikan pelayanan yang terbaik termasuk aksesibilitas, amenitas, dan atraksi di Pulau Ngenang.

“Kita sekarang punya Rumah Tenun dan Batik yg dikembangkan Ibu Ketua Dekranasda Batam Hj. Marlin Agustina Rudi dan Disperindag Kota Batam. Kemarin sudah pernah dikunjungi turis mancanegara . Mereka sudah order kain tenun dalam partai yang besar, artinya bagi wisatawan sudah sangat menarik atraksinya ,” terangnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempunyai program utk membantu pengelola homestay.

Ardi mengaku akan segera memfollow up hal tersebut ke Kemenparekraf, sehingga Pulau Ngenang sebagai Desa Wisata di Batam dapat segera tercapai.

“Sebelumnya kita (Disbudpar Batam,red) sudah memberikan pelatihan homestay,” katanya.

Menurut Ardi, suasana di Pulau Ngenang masih alami. Bahkan budaya Melayu di sana masih sangat kental dan terdapat ragam kerajinan yang cantik serta makanan yang menggugah selera.

“Nanti wisatawan bisa menginap di homestay sambil mempelajari cari kehidupan. Adat istiadat orang Melayu,” ucapnya.(*/esa)

UPDATE