
batampos.co.id– Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan siswa SMK Penerbangan Nasional Dirgantara (SPND) Batam. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi. “Masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, Rabu (24/11).
BACA JUGA: Pemprov Bentuk Tim Investigasi, Soal Dugaan Kekerasan di SMK Dirgantara Batam
Sementara itu, terkait dengan adanya dukungan dari sejumlah orang tua siswa SPND Batam yang menegaskan tidak adanya kekerasan di sekolah tersebut, Harry menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi proses penyelidikan. Ia mengungkapkan, adanya upaya yang dilakukan dalam konteks belajar mengajar merupakan hal yang wajar.
“Tapi yang kita lihat di sini ada laporan polisi yang dibuat oleh orang tua anak SPND (SPN Dirgantara) akan dilanjuti dengan proses penyelidikan. Penyidik dituntut untuk membuktikan laporan orang tua korban,” kata Harry.
Hal senada juga disampaikan Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Meski demikian, ia belum bisa merincikan siapa saja saksi yang telah diperiksa. “Masih diperiksa, nanti saja. Masih periksa saksi-saksi,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai adanya pemeriksaan terhadap pembina sekaligus penanggung jawab SPND Batam, Suherlan juga belum mau membeberkannya. Ia menegaskan, jika Ditreskrimsus Polda Kepri belum menetapkan tersangka. “Belum ada yang itu nanti saja, nunggu perkembangannya,” katanya.
Ia menambahkan, penepan tersangka atas dugaan kekerasan di SPND Batam itu nantinya tergantung dari keterangan dari saksi-saksi yang telah diperiksa. Usai keterangan dari seluruh saksi diambil, selanjutnya penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan kasus ini.
Kasus ini nantinya akan ditingkatkan jadi penyidikan jika penyidik telah memegang dua alat bukti yang cukup. “Tapi Tapi kalau ini (tersangka) belum ini, nanti saja nanti akan sampaikan bagaimana statusnya,” imbuhnya. (*)
Reporter : Eggi Idriansyah



