
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini Batam masih memperpanjang pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.
Hal ini berdasarkan Imendagri nomor 4 tahun 2022 yang menyebutkan Batam dan Tanjungpinang masuk dalam PPKM Level 2. Menurutnya kondisi perkembangan kasus cukup baik dalam beberapa hari ini. Batam berhasil zero kasus dan menekan lajunya angka pertumbuhan kasus Covid-19 di Batam.
“Alhamdulillah kasus nol, dan kita zona hijau. Namun keputusan penetapan level 2 ini tidak saja melihat perkembangan kasus Batam saja, namun juga Kepri,” sebutnya, Rabu (18/1).
Saat ini, data Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkonfirmasi positif Covid-19 yang pulang melalui Batam, sudah dikeluarkan dari data Batam.
“Ini berdasarkan Data Covid-19 kita, bahwa PMI tak dimasukkan ke data Batam. Tapi kalau masih level 2 saya minta masyarakat tetap waspada dan meningkatkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kepri hanya 6 orang, dan itu semua di luar kota Batam. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kerja mencegah penyebaran pandemi masih terus dilakukan.
“Karena pandemi ini masih ada, saya harap kita semua tak lengah. Tetap terapkan protkes seperti biasa,” imbaunya.
Hal ini diharapkan, karena fluktuasi kasus bisa saja terjadi jika seluruh pihak abai protkes. Selain penerapan protkes, Batam masih gencar melakukan vaksinasi.
“Terkait vaksinasi juga, mari kita sukseskan. Batam sekarang dipercaya untuk melaksanakan vaksinasi booster. Kondisi Batam harus terus membaik, sebab berdampak terhadap perkembangan ekonomi yang lagi dipulihkan,” tutupnya. (*)
Reporter: YULITAVIA

