Kamis, 16 April 2026

Kasus Covid-19 di Batam Melonjak Lagi, Segini Jumlahnya Sekarang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Dua petugas medis dari BTKLPP Kelas I Batam Kementerian Republik Indonesia di Sagulung, Ami Azura dan Maharani Chalsealyn berada di mobil untuk melakukan pemeriksaan sampel covid-19 dengan TCM mastermix dan Ekstraksi di mobil laboratorium bergerak survailans di Sagulung, Kamis (27/1). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kasus positif Covid-19 di Kota Batam kembali melonjak tajam. Hingga kini Jumat (4/2/2022), kasus aktif positif di Batam mencapai 95 orang (1 pasien sembuh) atau bertambah 19 orang dibandingkan satu hari sebelumnya yang berjumlah 77 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, tambahan kasus ini didominasi dari hasil tracing dan tes mandiri yang dilakukan sebagai syarat perjalanan.

Secara kumulatif kasus Covid-19 di Kota Batam berjumlah 25.950 orang. Dari jumlah itu sebanyak 25.031 orang dinyatakan sembuh dan 842 lainnya meninggal dunia akibat Covid-19.

Didi juga menambahkan, sepanjang 24 jam terakhir terdapat tambahan satu orang pasien sembuh. Secara kumulatif tingkat kesembuhan di Batam berada di angka 96,45 persen.

”Kasus aktif ini masih menjalani karantina di rumah sakit rujukan Covid-19 dan Asrama Haji Batam,” tambahnya.

Didi tak henti mengingatkan masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Ia mengimbau menerapkan 5 M, yakni; menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.

Sementara itu, Hingga Jumat (4/2/2022), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menemukan 109 sampel probable Omicron.

Sampel-sampel ini diperiksa lebih lanjut dan hasilnya ada 29 sampel yang terkonfirmasi positif Omicron.

”Sampel probable Omicron ini diuji dengan sistem WGS di Balitbangkes. Hasilnya belum semua keluar, sementara sudah ada 19 yang terkonfirmasi Omicron,” ujar Kepala BTKLPP Batam Budi Santosa.

Dijelaskan Budi, sesuai dengan standar pemeriksaan sampel Covid-19, sampel positif Covid-19 yang dicurigai masuk kategori varian dilakukan pemeriksaan ulang dengan sistem SGt (S-Gene Target Failure) untuk mengetahui sampel yang masuk kategori Omicron.

”Yang sudah keluar 19 sampel konfirmasi Omicron tadi itu sampel yang dikirim periode 29 Desember hingga 14 Januari lalu. Kita berharap agar ini tidak bertambah lagi,” ujar Budi.

Sampel yang terkonfirmasi Omicron ataupun masih probable tadi merupakan sampel gabungan dari PMI dan juga masyarakat di Kepri.

Pantauan Batam Pos di sejumlah lokasi di Sekupang, tingkat kesadaran masyarakat memakai masker terbilang rendah.

Padahal, mereka tahu beberapa hari ini kasus aktif terus bertambah.

”Ya, kadang lupa aja mau pakai masker pak,” ujar Andika, warga Marina.

Ia mengaku tahu kasus aktif sedang naik. Namun, ia mengaku tak terlalu memikirkannya lantaran kurang percaya.

”Kalau dipikir semua bisa stres kita pak. Memang naik tapi mau gimana lagi pak. Jangan terlalu dibesar-besarkan lah, nanti susah pula kita kerja,” ujarnya.

Di sejumlah warung kopi di seputaran Batuaji juga terlihat masih banyak warga yang tidak memakai masker ataupun menjaga jarak.

”Sebentar aja kok, habis ini kami juga balik,” kata Agus, warga Batuaji.

Reporter: Rengga Yuliandra-Eusebius Sara

UPDATE