
batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang berkurang separuh. Sepanjang akhir pekan kemarin, banyak PMI yang diperkenankan kembali ke kampung halaman karena dinyatakan bebas dari Covid-19.
Sementara PMI yang harus dipindahkan ke rumah sakit terakhir sebanyak empat orang pada Minggu (6/2). Ini adalah PMI yang terkonformasi positif.
“Sebagian besar sudah dipulangkan, yang positif terakhir empat orang. Sisa PMI yang masih karantina sebanyak 350 orang,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di Lokasi Karantina.
PMI yang kembali ke tanah air sejak akhir 2021 lalu cukup banyak. Jumlahnya sudah puluhan ribu orang. Sebelum kembali ke daerah asal mereka harus dikarantina selama sepuluh hari. Selama proses karantina mereka harus menjalani dua kali pemeriksaan swab. Aktifitas mereka juga dibatasi sebagai upaya pencegahan. PMI ini umumnya dari Malaysia dan Singapura.
Beberapa diantara mereka ada yang terpapar Covid-19 dan bahkan membawa masuk varian terbaru seperti Omicron, delta dan alpha. Untuk yang positif baik varian maupun non varian semuanya harus ditangani dulu oleh petugas medis di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang hingga sembuh. (*)
Reporter : Eusebius Sara



