Kamis, 30 April 2026

PPKM Level 2, Pesta Hanya Bisa Diisi 50 Persen dari Kapasitas

Berita Terkait

batampos- Tim Penegakan Protokol Kesehatan (Protkes) kembali meningkatkan intensitas penindakan kepada pelanggar protkes. Adanya pemberlakuan PPKM level 2, ini membuat pengetatan aturan terkait kegiatan masyarakat.

Seorang personel Satpol PP memberikan imbauan kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan di salah satu tempat usaha di Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Kepala Satpol PP Batam, Reza Khadafi mengatakan sejak diberlakukannya PPKM level 2, pihaknya menambah jadwal penindakan ke lapangan. Tempat umum dan kafe serta pusat keramaian menjadi sasaran utama penertiban.

“Kami makin intens pastinya, karena level sudah naik dari satu ke level dua. Ada pembatasan tentunya terutama terkait keramaian,” kata dia, Rabu (16/2).

Untuk aktivitas di warung kopi dan tempat makan tentu ada pembatasan kapasitas 75 persen, sedangkan untuk resepsi pernikahan berkapasitas 50 persen. Kedati demikian, Reza mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan.

“Lebih baik memang membatasi aktivitas kegiatan. Kalau tidak perlu lebih baik di rumah saja. Sekarang pemerintah tengah berupaya menekan angka kasus, jadi memang butuh kerja sama masyarakat juga,” ujarnya.

Tim penindakan sudah dibentuk dalam skala mikro dan makro. Untuk tingkat RT/RW, lurah, dan Camat yang bertindak adalah tim mikro. Petugas sudah mengantongi tempat-tempat yang menjadi lokasi keramaian.

BACA JUGA: Terbaru, Batam Ditetapkan Sebagai PPKM Level 2

“Pelaku usaha juga kami minta mengedukasi pengunjung. Kalau memang mau makan silakan, tapi kalau selesai makan, segera tinggalkan tempat makan. Ini untuk menjaga keramaian agar tidak terjadi,” terangnya.

Untuk skala makro penindakan akan turun ke lapangan setiap akhir pekan. Karena banyak masyarakat yang menghabiskan waktu di luar. Walaupun sebenarnya diimbau untuk tetap di rumah.

“Malam Minggu biasanya banyak yang terjaring saat kami razia. Mereka sering abai masker, tapi kami ingatkan terus. Kalau terkait keramaian kami tegur pelaku usaha. Jangan sampai kami tutup tempat usahanya. Tolong bantu pemerintah,” tambahnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

 

UPDATE