
batampos – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pelabuhan Rakyat Indonesia (Pelra) Kota Batam, meminta Pemerintah Provinsi Kepri segera melakukan penyesuaian tarif angkutan laut untuk orang dan barang antar pulau di Provinsi Kepri.
Ketua DPC Pelra Kota Batam, Wandi, mengatakan, selama dua bulan terakhir biaya operasional pengusaha angkutan laut antar pulau naik karena mereka terpaksa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite yang harga lebih mahal dari BBM jenis premium.
“Kami minta pak Gubernur segera melakukan penyesuian tarif,” ujarnya usai dilantik dan dikukuhkan Ketua DPD Pelra Provinsi Riau dan Kepri, Andi Masha Diyat, Sabtu (19/2/2022).
Ia mengatakan, pihaknya sudah berkirim surat ke Gubernur Kepri, namun sampai saat ini belum ada tanggapan ataupun balasan dari Pemprov Kepri.
“Penyesuaian tarif ini tak bisa dielakkan, kecuali ada solusi lain terkait mahalnya biaya operasional di lapangan,” terangnya.
Ketua Umum DPP Pelra, Sudirman Abdullah, mengatakan, keberadaan Pelra adalah tol laut yang mengangkut sembako dari satu tempat ke tempat lain.
Sehingga menurutnya keberadaan Pelra berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat hingga pelosok negeri.
“Keberadaan Pelra sangat dirasakan masyarakat, karenanya keberadaan Pelra harus bersinergi dengan pemerintah karena banyak barang yang tidak bisa diangkut oleh pelayaran nasional,” ungkapnya.
Namun demikian, lanjutnya, keberadaan Pelra selama ini masih minim perhatian pemerintah. Ia mencontohkan sampai saat ini kebanyakan daerah tidak ada pelabuhan khusus rakyat yang disiapkan untuk Pelra.
“Keberadaan Pelra untuk mendukung pengangkutan barang dan orang hingga pelosok negeri, namun kenyataan di lapangan tidak ada pelabuhan rakyat yang disiapkan untuk Pelra,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPP Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (Pelra), Sudirman Abdullah, melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPD Pelra Provinsi Riau dan Kepri periode 2022-2027 di lantai III Hotel Planet Holiday Nagoya, Batam Sabtu (19/2/2022) malam.
Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPC Pelra Kabupaten Kota se-Provinsi Riau-Kepri oleh Ketua DPD Pelra Provinsi Riau dan Kepri, Andi Masha Diyat di tempat yang sama.
Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Eko Sumbayadi mewakili Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, M Salim mewakili Walikota Batam, segenap Kepala KSOP Provinsi Riau dan Kepri, tokoh pelayaran dan
segenap pengurus.
Sekdaprov Kepri Eko Sumbaryadi, mengatakan, keberadaan Provinsi Kepri sebagai daerah kepulauan memiliki potensi maritim yang luar biasa. karenanya dibutuhkan assosiasi angkutan laut seperti halnya Pelra.
Karenanya, kata Eko, Pemprov Kepri menyambut baik pelantikan dan pengukuhan DPD Pelra Provinsi Riau-Kepri periode 2022-2027 dengan harapan terus eksis dan turut berpartisipasi dalam pembangunan Kepri.
Keberadaan Pelra, lanjutnya, adalah mitra dalam mempercepat pembangunan di Kepri. Karenanya keberadaan Pelra diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah.(*)
Reporter: Iman Wachyudi

