
batampos – Dua orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam dinyatakan meninggal dunia, Rabu (13/4). Pasien pertama, RL, laki-laki berusia 32 tahun. Sebelumnya warga Tanjung Riau tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah.
“Ya, ada tambahan dua pasien meninggal dunia,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, Rabu (13/4).
Selanjutnya pasien kedua, NH, perempuan berusia 42 tahun. Sebelumnya warga Kawasan Kampung Pinggir Nongsa ini dirawat di RSSD. Adapun kasus pasien meninggal RL, telah divaksin dosis pertama dan kedua. Sementara NH sudah divaksin booster.
Selain itu sepanjang 24 jam terakhir juga terdapat penambahan tujuh orang kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Ketujuh pasien itu adalah warga Tembesi, Sei Sekop, Kabil, Tanjung Riau dan Bengkong Sadai. Seluruh pasien juga telah divaksin baik itu dosis pertama maupun dosis yang kedua.
Didi menyebutkan kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 12 orang. Dimana, empat orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam dan delapan lain menjaani isolasi mandiri di rumah.
“Kasus aktif kita naik dari sehari sebelumnya yakni sebanyak delapan orang,” tambah Didi.
Selanjutnya bila melihat peta penyebaran virus Covid-19 di Kota Batam, hampir seluruh kelurahan di Batam berzona hijau atau tidak memiliki kasus Covid-19 aktif. Kasus aktif tertinggi di Kabil dan Belian masing-masing dua kasus aktif. Selain itu Teluk Kering, Sagulung Kota, Sungai Lekop, Tembesi, Tanjung Riau dan Tiban Baru masing-masing satu kasus aktif.
“Di luar wilayah tersebut, sisanya berzona hijau,” ungkap Didi.
Pihaknya tidak henti untuk selalu mengingatkan dan himbau masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

